JAMBI — Sebanyak 2.000 anak yatim dan penyandang disabilitas menerima santunan dalam peringatan 10 Muharram 1448 H yang digelar Pemprov Jambi di halaman Kantor Gubernur. Gubernur Al Haris menyebut total anak yatim dan difabel yang terdata di seluruh Provinsi Jambi mencapai 6.700 orang, dan hari itu sebanyak 2.000 di antaranya hadir langsung di lokasi utama.
Dalam sambutan virtual dari Jakarta, Menteri Agama RI Prof. Dr. K.H. Nasaruddin Umar, M.A, memberikan apresiasi khusus kepada Provinsi Jambi. Ia menilai Jambi sebagai provinsi yang paling peduli terhadap anak yatim karena mampu mengoordinasikan seluruh potensi lembaga untuk menyantuni 6.700 anak yang terdata.
Menanggapi pujian itu, Gubernur Al Haris menyebut capaian tersebut adalah hasil kebersamaan. “Kita tidak butuh pujian sebenarnya, tapi kebetulan Alhamdulillah Jambi mungkin melihat massanya banyak, diatur dengan baik, pak Kanwil koordinasinya bagus,” ujar Al Haris di hadapan para undangan.
Kegiatan ini didukung oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jambi, Kanwil Kemenag Provinsi Jambi, Korpri, dan sejumlah lembaga lainnya. Gubernur Al Haris mengungkapkan bahwa para pemilik hotel dan restoran turut menyumbangkan 3.000 nasi kotak untuk anak-anak.
“Lalu OPD pejabat daerah juga menyumbangkan UMKM gratis, makan-makanan gerobak ini semua gratis diberikan kepada anak yatim kita, karena anak yatim adalah anak-anak kita semua yang wajib kita santuni,” kata Al Haris.
Acara yang berlangsung sejak pagi itu dihadiri sejumlah pejabat daerah, di antaranya Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Jambi Dr. H. Mahbub Daryanto, M.Pd.I, Ketua BAZNAS Provinsi Jambi M. Amin, S.K.M., M.Kes, Ketua TP PKK Provinsi Jambi Hj. Hesnidar Haris (Hesti Haris), serta Ketua MUI Provinsi Jambi Dr. H. Umar Yusuf, M.Hi. Anak-anak yatim yang hadir tampak ceria menerima santunan dan menikmati hidangan gratis dari para donatur.
Gubernur Al Haris menegaskan bahwa kegiatan ini sudah berlangsung lama dan tahun ini terasa berbeda karena digelar bersamaan dengan program nasional Kemenag. “Hari ini adalah hari rayanya anak yatim. Mereka berhak merasakan kebahagiaan dan kasih sayang dari kita semua,” ujarnya.
Dengan semangat bulan Muharram, Al Haris berharap kegiatan serupa bisa terus berlanjut sebagai bentuk tanggung jawab bersama membina dan membahagiakan anak yatim sebagai generasi emas penerus bangsa.