JAMBI — Wakil Rektor III UIN STS Jambi, Dr. Jamaluddin, bersama Wakil Rektor III Universitas Jambi dan jajaran biro kemahasiswaan dari sejumlah kampus di Provinsi Jambi, duduk satu meja. Agenda utamanya bukan sekadar seremonial, melainkan menyusun peta jalan pembinaan seni mahasiswa hingga ke tingkat nasional.
BPSMI Jadi Tulang Punggung Pembinaan Seni Mahasiswa
Pembahasan utama dalam rapat tersebut adalah penyempurnaan struktur kepengurusan BPSMI Provinsi Jambi. Organisasi ini dinilai memiliki peran vital sebagai koordinator program pengembangan talenta seni di lingkungan kampus. Dengan kepengurusan yang solid, berbagai program pembinaan diharapkan bisa berjalan lebih efektif dan terukur.
“PEKSIMIDA bukan hanya ajang kompetisi seni, tetapi juga wadah pengembangan karakter, kreativitas, dan kolaborasi mahasiswa,” ujar Dr. Jamaluddin dalam sambutannya. Ia menekankan bahwa kerja sama antarperguruan tinggi menjadi syarat mutlak agar pembinaan seni tidak berhenti pada satu even tahunan.
Tiga Fokus Utama: Teknis, Seleksi, dan Cabang Lomba
Peserta rapat tidak hanya membahas struktur organisasi. Mereka juga mendiskusikan secara detail mekanisme koordinasi pelaksanaan PEKSIMIDA yang melibatkan puluhan perguruan tinggi di Jambi. Aspek teknis dan administratif menjadi perhatian serius agar kegiatan berjalan lancar.
Selain itu, cabang-cabang lomba yang akan dipertandingkan turut disepakati. Setiap cabang seni dirancang untuk menjadi ruang aktualisasi kreativitas mahasiswa. Tak ketinggalan, mekanisme seleksi peserta menjadi sorotan utama—sistem yang transparan dan objektif diyakini akan melahirkan peserta terbaik dari masing-masing kampus.
Target: Lahirkan Delegasi Terbaik untuk Tingkat Nasional
Para peserta rapat sepakat bahwa PEKSIMIDA adalah momentum strategis. Ajang ini tidak hanya menjadi panggung kompetisi, melainkan ruang pembinaan karakter dan kolaborasi. Melalui kegiatan seni, mahasiswa dapat mengasah kreativitas sekaligus memperkuat jiwa kepemimpinan.
Lebih dari itu, sinergi antara UIN STS Jambi, Universitas Jambi, dan perguruan tinggi lainnya diharapkan mampu memperkuat ekosistem seni mahasiswa di daerah. “Dengan persiapan yang matang, kami optimistis PEKSIMIDA bisa melahirkan delegasi terbaik yang mampu mengharumkan nama Jambi di tingkat nasional,” pungkas Dr. Jamaluddin.
Ke depannya, BPSMI Provinsi Jambi akan menjadi motor penggerak pembinaan seni yang berkelanjutan. Dukungan dari seluruh pemangku kepentingan diharapkan mampu mendorong prestasi mahasiswa tidak hanya di level daerah, tetapi juga di kompetisi nasional.