JAMBI — Salah satu mitos yang masih dipercaya banyak penderita nyeri tulang belakang adalah harus bedrest total alias istirahat berbaring sepenuhnya. Dokter spesialis ortopedi dr. Husnul Verdian, Sp.OT, justru menegaskan sebaliknya: tubuh tetap harus bergerak agar otot tidak melemah.
"Ada beberapa hal yang saat ini masih menimbulkan kesalahpahaman, salah satunya harus bedrest saat sakit tulang belakang tetapi lebih tepatnya tetap beraktivitas karena tubuh harus tetap bergerak. Apabila beristirahat total maka otot bisa melemah," tegas dr. Husnul dalam acara yang digelar Siloam Hospitals Jambi, Sabtu (25/7).
Menurutnya, gaya hidup modern dan penggunaan perangkat digital secara tidak ergonomis menjadi pemicu utama tingginya kasus nyeri tulang belakang di kalangan masyarakat Jambi. Pekerja kantoran hingga pengguna gawai rentan mengalami keluhan ini tanpa sadar.
Lima Tanda Nyeri Perut yang Wajib Diwaspadai
Sementara itu, dokter spesialis bedah dr. Jonathan Alvin Nugraha Halim, M.Biomed., Sp.B, memaparkan sejumlah gejala nyeri perut yang tidak boleh diabaikan. Bila muncul tanda-tanda berikut, pasien harus segera dibawa ke rumah sakit karena menunjukkan kondisi serius:
- Muntah terus-menerus
- Perdarahan saluran cerna
- Demam tinggi
- Kulit menguning
- Gangguan buang air besar
"Bila beberapa gejala itu datang, harus secepatnya dibawa ke Rumah Sakit karena itu menunjukkan keadaan pasien yang cukup serius," kata dr. Jonathan.
Operasi Laparoskopi: Sayatan Minim, Pemulihan Lebih Cepat
Tak hanya edukasi gejala, dr. Jonathan juga memperkenalkan teknik operasi laparoskopi yang tersedia di Siloam Hospitals Jambi. Tindakan ini hanya membutuhkan sayatan sangat kecil, sehingga nyeri pasca operasi minimal, risiko infeksi lebih rendah, dan pemulihan pasien lebih cepat dibanding operasi konvensional.
Media gathering ini merupakan salah satu upaya Siloam Hospitals Jambi menjalin kemitraan dengan media untuk menyebarkan informasi kesehatan yang akurat dan terkini. Inda Marbun menambahkan, pihaknya akan terus menghadirkan topik-topik yang relevan dengan keluhan umum warga Jambi agar tidak mudah terjebak informasi keliru.