Pemkot Jambi Kerahkan Puluhan Petugas Periksa Kesehatan 4.534 Hewan Kurban Jelang Iduladha, Termasuk Sapi Presiden 800 Kg

Penulis: Ramli Ahmad  •  Kamis, 21 Mei 2026 | 12:58:02 WIB
Wali Kota Jambi melepas puluhan petugas pemeriksa kesehatan hewan kurban di halaman Dinas Pertanian Kota Jambi.

JAMBI — Wali Kota Jambi Maulana melepas puluhan petugas pemeriksa kesehatan hewan kurban di halaman Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Jambi, Rabu (20/5/2026). Tim gabungan dari dinas pertanian, dinas kesehatan, dan mahasiswa Fakultas Peternakan Universitas Jambi ini akan memeriksa fisik dan kesehatan hewan yang sudah terdata di kota.

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Jambi Evridal Asri menyebutkan, total kebutuhan hewan kurban tahun ini mencapai 4.534 ekor. “Dari hasil pemantauan saat ini sudah 80 persen hewan kurban masuk Kota Jambi. Insyaallah kebutuhan bisa dicukupi, bahkan mungkin bisa melebihi,” ujarnya.

Kenapa Ada Sapi Kurban Presiden Sepanjang 800 Kg?

Wali Kota Maulana mengungkapkan bahwa tahun ini Kota Jambi menerima bantuan sapi kurban dari Presiden Republik Indonesia dengan bobot mencapai 800 kilogram. Sapi tersebut rencananya akan disembelih di Masjid Baitul Mustofa, Perumahan Rumah Kito.

“Mudah-mudahan bisa bermanfaat bagi masyarakat karena bobotnya sangat besar,” kata Maulana. Daging kurban nantinya akan disalurkan ke masyarakat, masjid, pegawai harian lepas (PHL), warga kurang mampu, dan sejumlah lembaga sosial.

Layanan Hotline untuk Laporan Hewan Sakit

Wali Kota meminta Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan membuka layanan pengaduan bagi peternak maupun masyarakat. Tujuannya mempercepat pelaporan jika ditemukan indikasi penyakit atau kondisi mencurigakan pada hewan kurban.

“Kalau ada tanda-tanda mencurigakan atau keluhan terhadap hewan potong bisa langsung melapor melalui hotline tersebut, seperti Call Center 112 maupun kontak darurat lainnya,” ujar Maulana.

Kota Jambi Raih Predikat Aman Pangan Meski Lahan Terbatas

Dalam kesempatan yang sama, Wali Kota mengapresiasi capaian Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan yang berhasil menjaga ketahanan pangan daerah hingga meraih predikat “Kota Aman Pangan Level Sedang” terbaik di Provinsi Jambi. Menurutnya, pengelolaan pangan tetap optimal meskipun Kota Jambi memiliki keterbatasan lahan pertanian.

“Kita tidak memiliki lahan pertanian luas, namun bisa menjaga ketahanan pangan dengan mengoptimalkan setiap lahan tidur,” katanya.

Pemeriksaan hewan kurban telah dilakukan secara rutin sejak pertengahan Mei. Selain pelepasan petugas, kegiatan tersebut juga diisi penandatanganan surat keterangan kesehatan hewan oleh wali kota serta penyerahan simbolis alat pemeriksaan kesehatan hewan kepada petugas lapangan.

Reporter: Ramli Ahmad
Sumber: infopublik.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top