JAMBI — Sebanyak 50 paket perlengkapan sekolah diserahkan langsung kepada para santri di Kalurahan Sukoreno, Kapanewon Sentolo, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta. Setiap paket berisi tas sekolah, buku tulis, Al-Qur'an, serta berbagai alat belajar lainnya.
Manager PLN UP3 Sedayu, Andhy Prasetiawan, menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar seremonial. Menurutnya, PLN ingin menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat, tidak hanya melalui pasokan listrik yang andal tetapi juga melalui program sosial yang menyentuh kebutuhan dasar.
Komitmen Sosial di Momentum Muharram
"PLN tidak hanya menghadirkan terang melalui listrik, tetapi juga menebarkan manfaat bagi masyarakat. Semoga bantuan perlengkapan sekolah ini dapat meringankan kebutuhan adik-adik santri dan menjadi bekal untuk terus menuntut ilmu serta meraih masa depan yang lebih baik," kata Andhy dalam siaran resmi yang diterima di Yogyakarta.
General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Yogyakarta, Deri Prasetio Utomo, menambahkan bahwa momentum Muharram menjadi pengingat bagi perusahaan untuk terus memperluas dampak positif. Ia menyebut program ini sebagai investasi sosial untuk mencetak generasi yang berakhlak, cerdas, dan berdaya saing.
"Ini juga menjadi wujud amanah dari zakat, infak, dan sedekah pegawai PLN yang disalurkan kepada pihak yang membutuhkan," ujar Deri.
Amanah Pegawai yang Disalurkan ke Masyarakat
Perwakilan YBM PLN UP3 Sedayu, Desta Muliawan, menjelaskan bahwa seluruh bantuan merupakan himpunan dana dari para muzakki pegawai PLN. Dana tersebut dikelola dan disalurkan melalui YBM untuk memberikan manfaat berkelanjutan.
"Semoga apa yang kami sampaikan dapat bermanfaat serta menjadi penyemangat bagi adik-adik santri agar lebih giat beribadah dan lebih rajin belajar sehingga dapat mencapai cita-cita yang diinginkan," kata Desta.
Apresiasi dari Pemerintah Desa dan Pengelola Yayasan
Lurah Sukoreno, Olan Suparlan, menyampaikan terima kasih atas perhatian PLN kepada anak-anak di wilayahnya. Ia berharap bantuan ini memotivasi para santri untuk terus belajar.
Sementara itu, Pembina Yayasan Sahabat Nusantara, Wawan Priharmono, berharap kolaborasi antara PLN dan masyarakat bisa terus berlanjut. Menurutnya, program seperti ini bisa menjadi amal jariyah yang terus mengalir bagi semua pihak yang terlibat.
Melalui kegiatan di bulan Muharram ini, PLN UP3 Sedayu bersama YBM PLN menegaskan komitmennya untuk menghadirkan program tanggung jawab sosial yang berkelanjutan, khususnya di bidang pendidikan dan kepedulian sosial bagi generasi muda.