KARANGANYAR — Proses pemakaman seorang wanita bertubuh besar di Kelurahan Jungke, Kecamatan Karanganyar, berlangsung tidak biasa pada Selasa (2/6/2026). Petugas pemakaman dan warga setempat harus menggunakan satu unit crane untuk mengevakuasi jenazah dengan bobot mencapai 175 kilogram dari rumah duka menuju tempat pemakaman umum.
Pantauan di lokasi menunjukkan, crane berukuran sedang dikerahkan untuk mengangkat peti jenazah khusus yang telah dipersiapkan keluarga. Proses pengangkatan berlangsung hati-hati selama sekitar 30 menit di bawah pengawasan petugas dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Karanganyar.
Lurah Jungke, yang enggan disebutkan namanya, membenarkan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan keluarga sejak sehari sebelumnya. "Kami sudah antisipasi karena kondisi almarhumah, sehingga kami hubungi pemadam kebakaran untuk meminjamkan alat angkat," ujarnya saat ditemui di lokasi.
Menurut keterangan keluarga, almarhumah memiliki riwayat obesitas sejak beberapa tahun terakhir dan selama ini kesulitan bergerak mandiri. Pihak keluarga menyampaikan terima kasih kepada seluruh petugas yang membantu prosesi pemakaman hingga selesai pada pukul 11.00 WIB.
Petugas pemakaman dari Kelurahan Jungke juga melakukan penyesuaian pada lubang makam. Ukuran liang lahat diperlebar sekitar 20 sentimeter dari ukuran standar agar peti jenazah dapat masuk dengan sempurna. Proses penggalian dilakukan sejak pagi hari oleh enam orang petugas.
Warga sekitar mengaku baru pertama kali menyaksikan proses pemakaman dengan bantuan crane. "Biasanya pakai tenaga manual, ini pertama kalinya lihat ada crane di pemakaman," kata Sarmidi, seorang warga RT 03 RW 05 yang ikut membantu.
Prosesi pemakaman selesai tanpa hambatan berarti. Petugas Damkar kembali ke markas setelah memastikan crane berfungsi normal dan tidak merusak area makam lainnya. Keluarga berencana menggelar doa bersama di rumah duka pada malam hari ini.