JAMBI — Sebanyak 338 siswa kelas IX SMP Negeri 16 Kota Jambi resmi menyelesaikan masa pendidikan mereka. Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., hadir langsung dalam acara pelepasan yang digelar di lingkungan sekolah, Rabu (3/6/2026).
Kegiatan bertema “The Last Chapter, The Greatest Beginning” itu juga dirangkaikan dengan peresmian Pendopo Si Ginjai, sebuah fasilitas baru yang dibangun atas dukungan komite sekolah dan orang tua siswa.
Wali Kota Maulana menyampaikan rasa syukur atas capaian pendidikan di Kota Jambi. “Alhamdulillah, sebanyak 8.802 siswa SMP se-Kota Jambi dinyatakan lulus 100 persen. Khusus di SMP Negeri 16 Kota Jambi, sebanyak 338 siswa kelas IX juga berhasil lulus 100 persen,” ujarnya dalam sambutan.
Ia menekankan bahwa pendidikan tidak hanya membekali ilmu pengetahuan, tetapi juga keterampilan dan nilai-nilai kehidupan. “Jangan pernah berhenti belajar. Jadilah generasi yang mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman, menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi, namun tetap menjunjung tinggi akhlak, etika, dan budaya bangsa,” pesan Maulana kepada para siswa.
Peresmian Pendopo Si Ginjai menjadi bagian penting dalam acara tersebut. Menurut Maulana, fasilitas ini akan menjadi sarana kegiatan pembinaan karakter, keagamaan, seni, dan budaya siswa.
“Insya Allah ini menjadi amal jariyah bagi semua pihak yang terlibat dalam pembangunannya. Pendopo ini akan digunakan untuk berbagai kegiatan positif, mulai dari pembinaan keagamaan, Gerakan Ayo Mengaji (Gerami), hingga kegiatan seni dan budaya,” ungkapnya.
Wali Kota juga memberikan apresiasi terhadap inovasi lingkungan yang dikembangkan SMP Negeri 16. Sekolah ini memiliki program ATM botol dan pengelolaan sampah berbasis lingkungan yang sejalan dengan gerakan transformasi pengelolaan sampah Pemkot Jambi.
“Kita ingin mewariskan lingkungan yang bersih dan sehat kepada anak-anak kita. Di SMP Negeri 16 ini sudah ada berbagai inovasi seperti ATM botol dan pengelolaan sampah berbasis lingkungan yang patut menjadi contoh,” jelas Maulana.
Dalam kesempatan itu, Maulana menyoroti penampilan Tari Sekapur Sirih, Tari Saman, pertunjukan seni daerah, serta penggunaan Bahasa Inggris oleh pembawa acara. Menurutnya, hal itu menunjukkan kualitas pembinaan yang baik di sekolah tersebut.
“Saya melihat perkembangan yang sangat positif di SMP Negeri 16. Setiap saya hadir selalu ada inovasi baru. Anak-anak memiliki kemampuan di bidang seni, olahraga, agama, bahasa, di samping kemampuan akademik yang terus berkembang,” katanya.
Maulana mengajak seluruh pihak mempersiapkan generasi muda sebagai calon pemimpin masa depan. “Bintang-bintang yang hari ini masih tersembunyi, kelak akan muncul pada waktunya menjadi pemimpin-pemimpin Kota Jambi, pemimpin Provinsi Jambi, bahkan pemimpin Indonesia,” tegasnya.
Ia menambahkan, syarat utama menjadi pemimpin adalah memiliki ilmu pengetahuan yang cukup, akhlak yang baik, dan karakter yang kuat. “Kita harus memberikan ruang kepada anak-anak untuk menyalurkan energi mereka ke hal-hal positif. Yang hobi olahraga silakan berprestasi di bidang olahraga, yang hobi seni silakan berkarya,” tutupnya.