Gubernur Jambi Al Haris Lantik Pengurus IAEI Periode 2026-2031, Dorong Ekonomi Syariah untuk Redam Kesenjangan dan Krisis Moral

Penulis: Syafruddin Amir  •  Rabu, 03 Juni 2026 | 18:04:39 WIB
Gubernur Jambi Al Haris melantik pengurus DPW IAEI periode 2026-2031 di Rumah Dinas Gubernur Jambi.

JAMBI — Gubernur Jambi, Al Haris, secara resmi melantik jajaran pengurus Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Ikatan Ahli Ekonomi Islam Indonesia (IAEI) Provinsi Jambi untuk periode 2026–2031. Acara yang berlangsung di Aula Rumah Dinas Gubernur Jambi pada Rabu (3/6/2026) itu turut dihadiri Rektor UIN Sulthan Thaha Saifuddin (STS) Jambi, Prof. Dr. H. Kasful Anwar, M.Pd, serta jajaran pengurus IAEI pusat dan daerah, akademisi, regulator, dan pelaku industri keuangan syariah.

Teknologi AI Ubah Pola Bisnis, Ekonomi Syariah Jadi Jawaban?

Dalam sambutannya, Al Haris menyoroti perubahan fundamental yang dibawa oleh perkembangan teknologi. Menurutnya, kecerdasan buatan (AI) telah mengubah pola hidup dan pola bisnis masyarakat secara drastis. Namun, ia mengingatkan bahwa kemajuan ini tidak serta-merta menyelesaikan persoalan klasik bangsa.

"Kita juga menyaksikan tantangan yang semakin kompleks, yakni kesenjangan ekonomi, krisis moral dalam praktik bisnis, serta meningkatnya gaya hidup konsumtif yang sering kali menjauh dari nilai yang bermanfaat dan sosial. Di sinilah ekonomi Islam menjadi sangat relevan bagi kita hari ini," ujar Al Haris dalam pidatonya.

Potensi Pertanian dan UMKM Jambi Bisa Diadopsi ke Sistem Syariah

Gubernur menekankan bahwa Jambi memiliki potensi besar di sektor pertanian, perdagangan, dan UMKM. Ia optimistis sektor-sektor ini dapat dikembangkan lebih optimal melalui pendekatan ekonomi Islam. Harapannya, kepengurusan IAEI yang baru mampu menjabarkan tujuan organisasi secara konkret di lapangan.

"Kita berharap yang dilantik ini betul-betul bisa menjabarkan tujuan dibentuknya IAEI, yaitu membantu pemerintah dan masyarakat dalam mengembangkan manajemen ekonomi berbasis syariah," tegasnya. Al Haris juga menekankan pentingnya peran IAEI dalam mengedukasi masyarakat yang masih awam terhadap konsep dan praktik ekonomi syariah.

Rektor UIN STS: Kolaborasi dengan BI dan OJK Bukti Jambi Siap Bergerak

Rektor UIN STS Jambi, Kasful Anwar, menyebut bahwa pelantikan kali ini semakin bermakna karena berbarengan dengan seminar nasional yang digelar bersama Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN STS Jambi. Kehadiran narasumber dari IAEI Pusat, Bank Indonesia, dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dinilainya sebagai bukti nyata dukungan lintas sektor terhadap pengembangan ekonomi syariah di daerah.

"Kehadiran narasumber dari IAEI Pusat, Bank Indonesia, dan OJK menunjukkan bahwa Jambi siap bergerak dengan dukungan penuh berbagai pihak. Dengan dukungan pemerintah daerah, regulator, dan perbankan syariah, kami optimistis program-program yang lahir dari IAEI akan semakin solid, adaptif, dan produktif," ujar Kasful Anwar.

Ekoteologi: Menjaga Lingkungan Lewat Ekonomi Syariah

Dalam kesempatan yang sama, Kasful Anwar juga menyoroti pentingnya sinergi antara ekonomi syariah dan pelestarian lingkungan. Ia merujuk pada program unggulan Ketua Umum IAEI yang mengusung konsep ekoteologi, yaitu bagaimana aktivitas ekonomi tidak hanya berorientasi pada keuntungan, tetapi juga menjaga kelestarian alam.

Menutup sambutannya, Gubernur Al Haris menyampaikan selamat kepada seluruh pengurus yang baru dilantik. "Mudah-mudahan kerja yang kita lakukan menjadi amal dharma, amal jariyah, dan bernilai ibadah di sisi Allah SWT," tutupnya.

Reporter: Syafruddin Amir
Sumber: uinjambi.ac.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top