KOTA JAMBI — Sebanyak 71 unit alat bantu jalan telah disalurkan Pemerintah Kota Jambi kepada lanjut usia sepanjang 2026. Bantuan itu terdiri dari kursi roda dan tongkat yang didistribusikan bekerja sama dengan Sentra Alyatama Jambi.
Selain alat bantu, data dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) mencatat 79 penerima manfaat dari kalangan lansia hingga Mei 2026. Sementara itu, sekitar 6.080 lansia tercatat sebagai penerima bantuan sosial melalui Program Keluarga Harapan (PKH) di kota ini.
Peringatan HLUN tahun ini dikemas dengan kegiatan Nonton Bareng (Nobar) Lansia Bahagia. Acara dibuka oleh Asisten III Dr. H. M. Jaelani, S.H., M.H., mewakili Wali Kota Jambi, didampingi Kepala Dinas Sosial Kota Jambi, Yunita Indrawati.
Wali Kota Jambi Maulana menyebut kegiatan ini bagian dari program prioritas Kota Jambi Bahagia. Ia menegaskan program Lansia Bahagia merupakan satu dari 11 program prioritas pemkot yang bertujuan memastikan setiap lansia menjalani kehidupan bermartabat, nyaman, dan berkualitas.
“Ini bagian dari program Kota Jambi Bahagia untuk mewujudkan suasana hati yang menyenangkan bagi para lansia dan menjaga tali silaturahmi,” ujar Maulana dalam sambutan yang dibacakan Asisten III.
Kepala Dinas Sosial Yunita Indrawati menegaskan kegiatan nobar bukan sekadar hiburan. Menurutnya, acara ini memiliki nilai sosial, ekonomi, dan psikologis untuk merangsang interaksi serta menyediakan sarana rekreasi yang murah dan aman bagi lansia.
“Nobar ini diharapkan bukan sekadar hiburan, tapi punya nilai sosial, ekonomi, dan psikologis untuk merangsang interaksi serta menyediakan sarana rekreasi yang murah dan aman,” kata Yunita.
Pemkot Jambi juga telah menyediakan berbagai layanan pendukung bagi lansia, termasuk pemakaman bagi lansia kurang mampu, layanan kesehatan gratis, pelayanan pengasuhan, rehabilitasi sosial, hingga kelompok senam lansia.
Maulana berharap melalui peringatan HLUN dan program pendukung seperti Sekolah Lansia, tidak ada lagi warga lanjut usia yang terlantar di Kota Jambi. Ia mengapresiasi kehadiran para lansia yang tetap aktif bersosialisasi dalam kegiatan tersebut.
“Usia hanyalah deretan angka yang bermakna jika kita tetap menyebarkan aura positif dan berbagi pengalaman kepada generasi muda demi kehidupan yang lebih baik,” pungkas Maulana.
Kegiatan ini merupakan inisiatif Dinas Sosial bersama Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Jambi, sekaligus bentuk dukungan terhadap gerakan “Semua Cinta Lansia” dari Kementerian Kesehatan.