Barantin Jambi Lepas 262 Ribu Bibit Eukaliptus ke Kalimantan Tengah, Bebas dari Hama Karat Daun

Penulis: Hamzah Effendi  •  Rabu, 17 Juni 2026 | 23:13:31 WIB
Karantina Jambi melepas 262 ribu bibit eukaliptus ke Kalimantan Tengah bebas dari hama karat daun.

JAMBI — Karantina Jambi, di bawah Badan Karantina Indonesia (Barantin), memastikan setiap batang bibit eukaliptus yang dikirim ke luar daerah bebas dari hama dan penyakit. Fokus utama pemeriksaan adalah deteksi cendawan Austropuccinia psidii, penyebab penyakit karat daun yang sangat berbahaya bagi tanaman famili Myrtaceae, termasuk eukaliptus.

"Komoditas itu dilepas melalui kargo Bandara Sultan Thaha Jambi, Jumat (12/6), setelah dinyatakan bebas dari Organisme Pengganggu Tumbuhan Karantina (OPTK)," kata Kepala Karantina Jambi Sudiwan Situmorang di Jambi, Selasa.

Pemeriksaan Berlapis Sejak di Pembibitan

Proses sertifikasi tidak hanya dilakukan sesaat sebelum pengiriman. Petugas turun langsung ke lokasi pembibitan awal (pre-nursery) untuk memeriksa kondisi fisik bibit sejak dari sumbernya.

Pemeriksaan visual dilakukan untuk mendeteksi gejala serangan cendawan. Selain itu, sampel bibit juga diuji di laboratorium guna memastikan tidak ada patogen yang terbawa.

"Hasil pemeriksaan menunjukkan bibit eukaliptus berada dalam kondisi sehat dan tumbuh dengan baik. Tidak ditemukan gejala visual yang mengarah pada keberadaan Austropuccinia psidii," ujar Sudiwan.

Volume Pengiriman Meningkat Signifikan

Data dari sistem Best Trust menunjukkan tren positif pengiriman bibit eukaliptus asal Jambi. Pada Desember 2025, pengiriman perdana dilakukan sebanyak tiga kali dengan total 70.420 batang.

Memasuki Juni 2026, volume pengiriman melonjak. Tercatat sudah empat kali pengiriman dengan total 310.440 batang bibit selama periode Januari hingga Juni 2026.

Secara kumulatif, sejak Desember 2025 hingga Juni 2026, telah dilakukan tujuh kali pengiriman bibit eukaliptus ke luar provinsi dengan total mencapai 380.860 batang.

Dukungan untuk Sektor Kehutanan Nasional

Menurut Sudiwan, pengawasan karantina yang ketat justru menjadi kunci kelancaran distribusi komoditas tumbuhan antarwilayah. Sertifikat kesehatan tumbuhan menjadi jaminan bagi daerah tujuan bahwa bibit yang diterima aman.

"Melalui pengawasan karantina yang ketat dan kolaborasi dengan pelaku usaha, distribusi komoditas tumbuhan dapat berlangsung lancar sekaligus menjaga keamanan hayati Indonesia," katanya.

Dengan pengawasan tersebut, Barantin memastikan distribusi bibit kehutanan antarwilayah tetap berjalan lancar tanpa mengabaikan aspek keamanan hayati.

Reporter: Hamzah Effendi
Sumber: jambi.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top