Bandara Radin Inten II Disiapkan Jadi Embarkasi Haji, BUMN Dukung Perpanjangan Runway

Penulis: Syafruddin Amir  •  Senin, 29 Juni 2026 | 19:39:01 WIB
Bandara Radin Inten II disiapkan sebagai embarkasi haji dengan dukungan perpanjangan runway dari BUMN.

JAMBI — Dalam pertemuan yang berlangsung di Kantor BP BUMN, Jakarta, Pemprov Lampung memaparkan sejumlah proyek strategis daerah. Selain pengembangan bandara, BP BUMN juga mendukung percepatan pembangunan jalur ganda (double track) kereta api lintas Tarahan–Tegineneng–Prabumulih. Proyek ini dinilai krusial untuk memperlancar distribusi logistik dan meningkatkan konektivitas di Provinsi Lampung.

Wakil Gubernur Jihan Nurlela menjelaskan, berbagai program ini diharapkan memberikan dampak langsung pada pembangunan daerah. Mulai dari peningkatan konektivitas, penguatan infrastruktur, hingga masuknya investasi baru yang berujung pada kesejahteraan masyarakat. "Kami optimistis dukungan BP BUMN akan mempercepat realisasi proyek-proyek prioritas ini," ujarnya.

Hilirisasi dan Investasi Jadi Fokus Berikutnya

Tak hanya infrastruktur fisik, BP BUMN juga mendorong percepatan program hilirisasi di Lampung. Langkah ini bertujuan meningkatkan nilai tambah komoditas unggulan daerah sehingga pertumbuhan ekonomi yang tercipta lebih berkelanjutan. Selain itu, BP BUMN berkomitmen terus mendukung peningkatan investasi melalui kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan.

Pemprov Lampung sebelumnya juga menyoroti pengembangan kawasan Aerocity Bandara Radin Inten II dan pembangunan Kawasan Industri Katibung di Lampung Selatan sebagai proyek strategis lainnya. Kawasan industri ini diharapkan menjadi magnet bagi investor baru di sektor manufaktur dan logistik.

Melalui sinergi ini, pemerintah daerah berharap pembangunan infrastruktur strategis bisa berjalan lebih cepat. Targetnya, iklim investasi di Lampung semakin kuat dan pertumbuhan ekonomi yang inklusif bisa segera terwujud.

Reporter: Syafruddin Amir
Sumber: radarlampung.disway.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top