JAMBI — Keterbatasan anggaran menjadi tantangan terbesar KONI Provinsi Jambi dalam mewujudkan target masuk 10 besar pada ajang Pekan Olahraga Nasional (PON). Organisasi ini kini menyiapkan skema pendanaan alternatif dengan menggandeng perusahaan raksasa yang beroperasi di Provinsi Jambi.
Ketua Umum KONI Jambi Mat Sanusi menyebut kerja sama strategis tengah dirancang bersama PetroChina dan SKK Migas. Skema ini dinamakan program bapak angkat, di mana satu perusahaan besar membiayai satu cabang olahraga (cabor) tertentu.
“Kami sangat mengharapkan kepedulian dan kontribusi nyata dari perusahaan-perusahaan besar di Jambi untuk membantu pembiayaan cabang olahraga, utamanya kerja sama strategis ke pihak PetroChina dan SKK Migas. Jika komitmen program bapak angkat ini berhasil kita realisasikan secara matang, kami optimis target tembus peringkat 10 besar pada pergelaran PON dapat diraih dengan meyakinkan,” ujar Mat Sanusi.
Selain persoalan dana, KONI Jambi juga menilai peran media menjadi faktor krusial dalam membangun iklim olahraga yang sehat. Pemberitaan yang konsisten dinilai mampu mengangkat reputasi atlet sekaligus mendorong semangat juang mereka di kancah nasional.
Dalam waktu dekat, konsentrasi KONI Jambi tertuju pada PON Bela Diri yang digelar di Sulawesi Utara pada Oktober mendatang. Wakil Ketua Umum V KONI Jambi Sukendro menegaskan seleksi atlet untuk ajang tersebut akan jauh lebih ketat dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
“Kebijakan ketat ini sengaja kami terapkan untuk memastikan bahwa atlet yang dikirim nantinya adalah mereka yang benar-benar siap berlaga secara fisik, mental, dan teknik untuk merebut medali. Kami tidak ingin mengirimkan perwakilan yang setengah matang,” tegas Sukendro.
Sukendro menambahkan, kolaborasi dengan insan pers tidak hanya berdampak pada publikasi, tetapi juga psikologis atlet. Liputan positif dari media lokal dinilai mampu meningkatkan rasa percaya diri atlet Jambi ketika tampil di arena pertandingan.
“Tanpa adanya peran aktif dari rekan-rekan pers, iklim olahraga di Jambi akan sulit dikenal, dipandang, dan diapresiasi oleh publik. Oleh karena itu, kami mengajak seluruh insan pers secara bersama-sama mengawal misi besar mengembalikan kejayaan dan prestasi olahraga Jambi,” kata Mat Sanusi.
Kegiatan Coffee Morning yang dipimpin langsung oleh Mat Sanusi itu turut dihadiri Wakil Ketua Umum VIII Aswan Hidayat, Sekretaris Umum Muhammad Ali, serta puluhan jurnalis olahraga di Jambi. Setelah PON Bela Diri, KONI Jambi akan menghadapi Babak Kualifikasi (BK) PON pada awal 2027 sebagai tahapan menuju pesta olahraga nasional berikutnya.