JAMBI — Berdasarkan situs resmi Logam Mulia Antam, penurunan hari ini membuat harga emas batangan 24 karat berada di titik terendah dalam beberapa pekan terakhir. Sepanjang sepekan, harga emas Antam bergerak fluktuatif di rentang Rp 2.610.000 hingga Rp 2.670.000 per gram. Sementara jika ditarik lebih panjang, dalam sebulan terakhir harga sempat menyentuh level tertinggi Rp 2.768.000 per gram sebelum akhirnya terkoreksi hingga saat ini.
Harga buyback atau nilai jual emas kembali ke Antam tercatat Rp 2.460.000 per gram, turun Rp 20.000 dari perdagangan sebelumnya. Selisih antara harga jual dan harga beli kembali ini menjadi pertimbangan penting bagi investor yang ingin merealisasikan keuntungan di tengah tren pelemahan.
Perlu dicatat, transaksi jual beli emas batangan dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) 22 sebesar 0,9% sesuai Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 34 Tahun 2017. Namun, nasabah yang menyertakan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) mendapatkan tarif lebih rendah, yakni 0,45%.
Berikut rincian harga emas Antam untuk seluruh ukuran yang dijual pada Rabu (9/9/2026):
Pelemahan harga emas Antam sejalan dengan pergerakan harga emas global yang sedang tertekan. Bagi investor yang membeli emas di level tertinggi sebulan lalu, saat ini terjadi potensi kerugian belum terealisasi jika mengacu pada harga pasar saat ini.
Koreksi ini juga membuat selisih antara harga beli dan buyback semakin lebar, mencapai Rp 150.000 per gram. Investor yang berniat menjual emas saat ini akan menerima harga yang lebih rendah dibandingkan pekan sebelumnya, mengingat buyback turun lebih tajam daripada harga jual.
Investasi mengandung risiko.