JAMBI — Persib Bandung menutup rangkaian tiga laga tandang beruntun dengan kemenangan 2-1 atas tuan rumah Persijap Jepara di Stadion Gelora Bung Kartini, Jepara, Minggu (20/9), pada pekan ketiga BRI Super League 2026/27. Gol Thom Haye dan Uilliam Barros membalikkan ketertinggalan Pangeran Biru, sekaligus mengakhiri rekor buruk melawan Laskar Kalinyamat yang musim lalu tak pernah dikalahkan.
Kemenangan itu menjadi penutup manis perjalanan panjang Persib dalam 17 hari terakhir. Total jarak yang ditempuh skuad asuhan Igor Tolic mencapai sekitar 14.000 kilometer, mencakup tiga pertandingan tandang beruntun di kompetisi berbeda.
Persijap sempat unggul lebih dulu lewat gol penalti Jose Ruiz Lopez pada menit ke-13. Thom Haye menyamakan kedudukan delapan menit kemudian, sebelum Uilliam Barros memastikan tiga poin pada menit ke-55.
Tuan rumah membuka keunggulan dari titik putih setelah wasit menunjuk penalti pada menit ke-13. Jose Ruiz Lopez mengeksekusi dengan tenang dan membuat Stadion Gelora Bung Kartini bersorak.
Persib tidak butuh waktu lama untuk merespons. Thom Haye mencetak gol penyama pada menit ke-21, memanfaatkan celah di lini pertahanan Persijap. Skor 1-1 bertahan hingga turun minum.
Pada babak kedua, Uilliam Barros menjadi pembeda. Golnya pada menit ke-55 mengubah papan skor menjadi 2-1 dan bertahan hingga peluit panjang.
Tiga laga tandang dalam 17 hari menjadi beban tersendiri bagi Persib. Rangkaian itu dibuka dengan kekalahan 1-2 dari Persija Jakarta, lalu kemenangan 1-0 atas FC Seoul di AFC Champions League Two, dan ditutup dengan tiga poin dari Jepara.
Pelatih kepala Persib Igor Tolic menyebut hasil di Jepara sebagai akhir yang pantas bagi perjuangan timnya. Ia menyinggung jarak tempuh yang mencapai 13.000 hingga 14.000 kilometer selama periode tersebut.
"Akhirnya, saya merasa senang setelah, saya rasa menempuh perjalanan sekitar 13.000 atau 14.000 kilometer dalam 17 hari terakhir, dan melakoni tiga pertandingan, kita mengakhirinya dengan tiga poin. Saya pikir ini sangat layak kita dapatkan," kata Tolic, dikutip dari laman resmi Persib, Senin.
Tolic mengakui laga di Jepara tidak berjalan mudah. Persijap dinilainya mampu memberikan tekanan sepanjang pertandingan, meski sejumlah peluang yang tercipta tidak mengubah hasil akhir.
"Tidak mudah datang ke sini. Kami tentu saja pada akhirnya sudah menduga bahwa tim lawan akan memberikan tekanan, tetapi inilah karakter kami, kami berjuang sampai akhir," tegas pelatih asal Kroasia tersebut.
Tiga poin dari Jepara mengakhiri catatan buruk Persib saat menghadapi Persijap. Pada musim lalu, Persijap menjadi satu-satunya tim yang tak bisa dikalahkan juara liga tiga kali beruntun tersebut.
Dalam dua pertemuan musim lalu, Persib kalah 1-2 pada laga tandang dan hanya mampu bermain imbang 0-0 saat laga kandang. Kemenangan 2-1 kali ini memutus tren tersebut.
Bagi Persib, hasil di Jepara menutup rangkaian tandang dengan tiga poin penuh sebelum kembali bermain di hadapan pendukung sendiri. Persijap harus menerima kekalahan pertama mereka dari Pangeran Biru dalam dua musim terakhir.