JAMBI — Pemerintah Kota Bontang menetapkan 688 jiwa sebagai penerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) Daerah 2026 setelah melalui verifikasi berlapis Dinas Sosial dan tim lintas sektor. Warga yang masuk daftar penerima adalah mereka yang datanya lolos pemadanan dengan Disdukcapil dan Pusdatin, dengan indikator kepemilikan kendaraan, status tempat tinggal, hingga daya listrik. Warga yang merasa berhak namun belum tercatat disarankan segera memeriksa statusnya melalui kelurahan setempat.
Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni menyatakan penyaluran BLT daerah tidak dilakukan sembarangan. Pemerintah menyiapkan sejumlah tahapan verifikasi sebelum nama-nama penerima ditetapkan.
"Saya kira semua sudah melalui tahapan-tahapan. Dinas Sosial juga, kemudian ada tim lintas sektor," ujar Neni, Selasa (29/9/2026).
Verifikasi berlapis itu melibatkan Dinas Sosial, Disdukcapil, dan Pusdatin. Tujuannya meminimalkan kebocoran data sekaligus memastikan bantuan sampai ke warga yang benar-benar membutuhkan.
Sejumlah indikator dipakai untuk mengevaluasi kelayakan calon penerima. Mulai dari kepemilikan kendaraan, status tempat tinggal, hingga penggunaan daya listrik rumah tangga.
Pemadanan data dilakukan bersama Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) dan Pusat Data dan Informasi (Pusdatin). Dari hasil pemutakhiran tersebut, sebanyak 688 jiwa ditetapkan sebagai penerima BLT Daerah 2026.
Neni menegaskan pemutakhiran data berkala dari tingkat RT, kelurahan, hingga kecamatan menjadi kunci menjaga transparansi dan jangkauan sasaran bantuan.
Pemutakhiran data juga dilakukan untuk mencegah tumpang tindih penerima dengan program bantuan lain. Di antaranya Program Keluarga Harapan (PKH), bantuan sembako, maupun bantuan dari perusahaan.
"Kalau pun misalnya ada bocor, yang nerima juga orang yang tidak mampu. Enggak mungkin orang kaya mau nerima," beber Neni.
Menurut Neni, mekanisme verifikasi tersebut penting untuk meminimalkan gangguan potensi dan kebocoran data penerima. "Kalau ada kebocoran, levelnya kecil sekali, kami pasti akan mendapat manfaat terus di depannya," katanya.
Warga Bontang yang ingin mengetahui apakah namanya masuk daftar penerima BLT Daerah 2026 dapat menempuh beberapa langkah berikut:
Informasi lengkap mengenai jadwal pencairan, besaran nominal, dan bank penyalur dapat diakses melalui kanal resmi Pemerintah Kota Bontang dan Dinas Sosial setempat.
Pemerintah Kota Bontang mengingatkan warga agar tidak mempercayai pihak yang menjanjikan kelulusan sebagai penerima bantuan dengan imbalan uang. Proses verifikasi dilakukan melalui mekanisme resmi yang melibatkan RT, kelurahan, dan kecamatan, tanpa biaya apapun.
Warga yang menemukan indikasi pungutan liar atau kecurangan dalam penyaluran BLT Daerah dapat melaporkannya ke Dinas Sosial Kota Bontang atau melalui kanal pengaduan resmi pemerintah daerah.