KOTA JAMBI — Seleksi internal cabang kaligrafi MTsN 2 Kota Jambi memusatkan penilaian pada tiga fondasi utama karya santri. Tim penilai yang terdiri dari M Arif dan Pitriati menempatkan kebenaran kaidah tulisan sebagai aspek paling menentukan, disusul keindahan tulisan, lalu keindahan hiasan penunjang.
Kegiatan ini menjadi jalur penyaringan resmi madrasah sebelum menetapkan kontingen putra dan putri yang berlaga di KOMPAS 2026 tingkat Kota Jambi. Selama proses berlangsung, peserta tampak tekun menggoreskan kuas dan pena kaligrafi di atas media yang disediakan.
Aspek pertama menyangkut ketepatan kaidah khat. Penilaian mencakup kelengkapan harakat atau syakal, kesesuaian bentuk huruf, proporsi, hingga kerapian struktur tulisan sesuai jenis khat yang ditentukan, seperti Naskhi dan Tsuluts.
Aspek kedua menekankan keindahan tulisan. Juri menilai kreativitas anatomi huruf, keharmonisan hubungan antarhuruf, serta kelancaran dan keserasian tarikan garis maupun goresan kuas peserta.
Aspek ketiga memperhitungkan hiasan penunjang karya. Komposisi perpaduan warna, keserasian tata letak ornamen, dan tingkat kebersihan karya menjadi bagian evaluasi agar tampilan kaligrafi utuh secara estetis.
Di antara peserta, ada kisah Ilham, siswa yang hobi menggambar dan mempelajari seni khat secara mandiri. Kecintaannya pada seni rupa mendorongnya mendalami kaligrafi tanpa bimbingan formal.
Bila dinyatakan lolos seleksi internal ini, KOMPAS 2026 akan menjadi pengalaman perlombaan pertama bagi Ilham. Pihak madrasah menilai semangat peserta, baik yang terbina reguler maupun belajar mandiri, sebagai bukti hidupnya bakat seni di lingkungan MTsN 2 Kota Jambi.
Setelah penilaian rampung, tim pembimbing akan mengumumkan peserta putra dan putri yang berhak mewakili madrasah. Nama yang lolos langsung masuk program pembinaan khusus untuk memantapkan teknik dan kesiapan mental.
Pembinaan diarahkan agar kontingen madrasah mampu bersaing maksimal dan membawa prestasi pada ajang tingkat Kota Jambi. Seleksi ini menjadi tahap awal sebelum para santri berhadapan dengan peserta dari madrasah lain.