KOTA JAMBI — Kepala MTs An-Nizham Kota Jambi, Rahmi, S.Ag., M.Pd.I., sebelumnya mengajukan permohonan izin kepada Kepala MTsN 3 Kota Jambi agar Hendri, M.E.Sy dapat hadir sebagai narasumber. Permohonan itu ditindaklanjuti dengan mengirim guru tersebut ke lokasi kegiatan. MTs An-Nizham saat ini termasuk madrasah yang menjadi sasaran Program SSK/MSK Kota Jambi.
Mengapa MTs An-Nizham Mengundang MTsN 3 Kota Jambi
MTsN 3 Kota Jambi dinilai berhasil menjalankan Program SSK dalam beberapa waktu terakhir. Keberhasilan itu yang membuat MTs An-Nizham memilih madrasah tersebut sebagai rujukan praktik baik. Lewat sosialisasi, MTs An-Nizham ingin memperoleh gambaran langsung soal strategi pelaksanaan program di lapangan.
Materi yang disampaikan Hendri mencakup praktik baik, strategi pelaksanaan, serta cara mengintegrasikan isu kependudukan ke dalam lingkungan pendidikan madrasah. Pengalaman itu diharapkan bisa diadopsi sesuai kondisi MTs An-Nizham.
Isu Kependudukan yang Diintegrasikan ke Madrasah
Program SSK menyasar pengetahuan siswa soal kependudukan, kesehatan, keluarga, lingkungan, serta perencanaan kehidupan masa depan. Isu-isu itu tidak diajarkan sebagai mata pelajaran terpisah, melainkan disisipkan ke aktivitas belajar sehari-hari. Pendekatan ini membuat siswa terbiasa memahami persoalan kependudukan sejak dini.
Bagi MTs An-Nizham, sosialisasi menjadi bekal awal sebelum menyusun program sendiri. Madrasah penerima bisa menyesuaikan materi dengan karakter siswa dan kebijakan yayasan.
Kolaborasi Antarmadrasah yang Ingin Diperkuat
Kegiatan berbagi praktik baik ini diharapkan membuka jalur kolaborasi antarmadrasah di Kota Jambi. Madrasah yang sudah menjalankan SSK bisa menjadi pendamping bagi madrasah yang baru memulai. Sebaliknya, madrasah baru bisa menyumbang pengalaman lapangan yang berbeda.
Keberhasilan MTsN 3 Kota Jambi dalam Program SSK turut menjadi dorongan untuk memperkuat budaya madrasah yang peduli isu kependudukan. Dampaknya diarahkan pada pembangunan generasi yang lebih berkualitas di Kota Jambi dan sekitarnya.