BANGKO — Bantuan yang diserahkan mencakup beras, minyak goreng, mi instan, dan makanan siap saji. Selain kebutuhan pokok, TP PKK Merangin juga menyerahkan kasur serta logistik harian lain untuk memenuhi kebutuhan mendesak korban pascakebakaran.
Penyerahan dilakukan langsung oleh Ny. Lavita Syukur kepada Mahi, pemilik rumah yang hangus terbakar pada insiden Selasa malam. Turut mendampingi Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Merangin Sri Rezki Zulhifni, Kepala Dinas Perhubungan Merangin Shobrani, serta jajaran pengurus dan kader PKK.
Paket bantuan disusun mengikuti kebutuhan harian korban setelah kehilangan tempat tinggal. Beras, minyak goreng, dan mi instan jadi penopang pangan sementara, sementara makanan siap saji memudahkan keluarga Mahi saat belum bisa memasak sendiri.
Kasur dan perlengkapan tidur menjadi bagian penting karena korban kehilangan perabot rumah tangga. Logistik harian lain melengkapi paket agar keluarga bisa menjalani hari-hari awal pascakebakaran tanpa kekurangan dasar.
Di lokasi penyerahan, Lavita menyampaikan empati dan duka cita mendalam atas musibah yang dialami keluarga Mahi. Ia menegaskan kehadiran rombongan bukan sekadar menyalurkan barang, tetapi juga memberi dukungan moral.
"Kami hadir di sini bersama rombongan untuk memberikan dukungan moral sekaligus menyalurkan bantuan sembako dan perlengkapan dasar. Harapan kami, bantuan ini dapat sedikit meringankan beban Pak Mahi dan keluarga pascamusibah," ujar Ny. Lavita Syukur.
Ia juga mendoakan agar keluarga korban diberi ketabahan dan kekuatan menghadapi musibah tersebut.
Aksi tanggap sosial ini menegaskan posisi TP PKK Kabupaten Merangin sebagai garda terdepan dalam membantu warga yang tertimpa musibah. Penyaluran bantuan dilakukan dengan mendatangi langsung lokasi kejadian, bukan melalui perwakilan.
Kebakaran yang menghanguskan rumah Mahi terjadi Selasa malam di kawasan Pulau Rayo, Kelurahan Dusun Bangko. Hingga penyerahan bantuan, belum ada laporan resmi soal jumlah kerugian material yang diderita korban.