Winnie the Pooh Genap 100 Tahun: 12 Merchandise Koleksi yang Layak Diburu

Penulis: Ramli Ahmad  •  Kamis, 15 Oktober 2026 | 21:07:31 WIB
Winnie the Pooh merayakan 100 tahun sejak kemunculan pertamanya pada 1926.

JAMBI — Winnie the Pooh genap berusia 100 tahun, dihitung sejak karakter beruang pemakan madu ini lahir dari pena penulis A.A. Milne pada 1926. Perayaan satu abad ini diramaikan sederet merchandise resmi, mulai dari buku edisi kolektor, boneka plush, hingga set Lego, dengan harga yang bervariasi tergantung platform penjualan. Buat penggemar berat maupun orang tua yang ingin mengenalkan karakter klasik ini ke anak, berikut panduan memilihnya.

Winnie the Pooh pertama kali muncul lewat cerita yang ditulis A.A. Milne, dengan ilustrasi dari E.H. Shepard. Karakter beruang ini terinspirasi dari mainan anak Milne, Christopher Robin, dan nama "Winnie" sendiri diambil dari beruang hitam asli di London Zoo yang bernama Winnipeg. Seratus tahun kemudian, Pooh dan kawan-kawannya berubah jadi ikon global yang diadaptasi ke berbagai film animasi sampai live action.

Untuk merayakan satu abad karakter ini, sejumlah merchandise resmi dirilis dalam berbagai bentuk. Berikut pilihan yang paling menonjol, dari yang sifatnya kolektibel sampai yang cocok dipakai harian.

Buku Edisi Kolektor: Titik Awal yang Paling Pas

Dua judul buku masuk daftar ini: Winnie-The-Pooh: Classic Gift Edition dan The Complete Tales of Winnie-The-Pooh. Dua-duanya menyasar pembaca yang ingin memiliki versi cetak dari cerita aslinya, bukan sekadar merchandise pajangan.

Edisi Classic Gift Edition biasanya mengemas cerita asli dalam format yang lebih ringkas dan cocok dijadikan hadiah, sementara The Complete Tales menghimpun kumpulan kisah lengkap dalam satu volume. Untuk kolektor buku anak klasik, keduanya jadi pintu masuk paling masuk akal sebelum membeli plush atau set mahal.

Boneka Plush: Pooh, Piglet, Tigger, sampai Eeyore

Disney Store merilis lini boneka resmi yang mencakup empat karakter inti: Pooh, Piglet, Tigger, dan Eeyore. Masing-masing dijual terpisah, jadi pembeli bisa memilih karakter favorit tanpa harus membeli satu set penuh.

  • Disney Store Official Pooh Soft Toy — versi klasik karakter utama
  • Disney Store Official Piglet Soft Toy — ukuran lebih kecil, cocok untuk anak
  • Disney Store Official Eeyore Soft Toy — karakter keledai dengan ekspresi khas
  • Disney Store Official Mini Bean Bag Tigger — edisi kolektor perayaan 100 tahun

Untuk yang ingin sekaligus, tersedia juga Winnie the Pooh and Friends Plush Collector Set yang menggabungkan beberapa karakter dalam satu paket. Pilihan ini lebih mahal, tapi praktis kalau tujuannya mengoleksi, bukan mencari satu boneka saja.

Pillow Buddy dan Set Figur: Alternatif untuk Kamar Anak

Disney Winnie The Pooh Fuzzy Plush Pillow Buddy menyasar fungsi berbeda: bukan boneka untuk dipeluk sesekali, melainkan bantal plush yang bisa jadi penghias tempat tidur anak. Teksturnya dibuat fuzzy, dengan ukuran yang lebih besar dari boneka plush standar.

Ada juga Disney Store Official Winnie the Pooh Figure Set untuk yang lebih suka memajang karakter dalam bentuk figur?? boneka. Set ini cocok ditempatkan di rak koleksi, terutama bagi orang dewasa yang tumbuh besar dengan cerita Pooh.

Lego Disney Winnie the Pooh: Pilihan Kolektor Dewasa

Set Lego Disney Winnie the Pooh menempati segmen berbeda dari merchandise lain di daftar ini. Alih-alih boneka atau buku, ini set bongkar-pasang yang menyasar kolektor dewasa dan penggemar Lego, umumnya dengan jumlah keping yang tidak sedikit dan detail bangunan dari dunia Pooh.

Harganya jelas lebih tinggi dibanding plush atau buku, dan proses perakitannya butuh waktu. Tapi untuk kolektor yang ingin pajangan lebih "serius", set ini jadi opsi yang paling beda dari yang lain.

Yang Perlu Diperhatikan Sebelum Membeli

Sebagian besar merchandise di atas dirilis lewat kanal resmi Disney Store, artinya ketersediaan stok dan harga bisa berbeda-beda tergantung wilayah, termasuk untuk pembeli di Indonesia. Beberapa item edisi kolektor perayaan 100 tahun biasanya cepat habis dan rawan dijual ulang dengan harga lebih tinggi di marketplace pihak ketiga.

Untuk pembeli lokal, perlu dicek dulu apakah penjual menyediakan stok resmi atau barang kiriman luar negeri, karena ongkos kirim dan biaya masuk bisa membuat harga akhir jauh di atas harga etalase. Buku dan plush standar relatif lebih aman diburu, sementara set Lego dan edisi kolektor sebaiknya dibeli dari penjual dengan reputasi jelas.

Merayakan 100 tahun Winnie the Pooh pada akhirnya kembali ke selera masing-masing: buku untuk yang ingin cerita aslinya, plush untuk anak, dan Lego atau set figur untuk kolektor yang ingin pajangan jangka panjang.

Reporter: Ramli Ahmad
Sumber: tomsguide.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top