Timnas Indonesia U-17 sukses mengalahkan China dengan skor tipis 1-0 pada laga perdana Grup B Piala Asia U-17 2026 di Jeddah, Rabu (6/5/2026) dini hari WIB. Gol tunggal Keanu Senjaya memastikan Garuda Muda meraih tiga poin penting sekaligus menempel ketat Jepang di klasemen sementara.
Kemenangan krusial ini diraih skuad asuhan Kurniawan Dwi Yulianto di Lapangan A Stadion King Abdullah Sport City Training. Hasil tersebut menempatkan Indonesia di peringkat kedua Grup B, hanya kalah selisih gol dari Jepang yang pada pertandingan lain membungkam Qatar 3-1.
Tiga poin di laga pembuka menjadi modal berharga bagi Garuda Muda untuk menjaga peluang lolos ke fase gugur. Perjuangan Indonesia tidak mudah karena lawan memberikan tekanan signifikan sepanjang pertandingan.
Keanu Senjaya Jadi Pembeda di Menit Akhir
Indonesia sempat kesulitan membongkar pertahanan lawan pada babak pertama. China tampil mendominasi penguasaan bola dan memaksa barisan pertahanan yang dikomandoi Matthew Baker bekerja ekstra keras hingga skor kacamata bertahan sampai turun minum.
Memasuki paruh kedua, intensitas serangan Indonesia meningkat. Setelah sempat mendapati gol yang dianulir wasit akibat offside, kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-87. Keanu Senjaya, yang masuk sebagai pemain pengganti di menit ke-67, sukses menyarangkan bola ke gawang China.
Pemain muda tersebut hanya membutuhkan waktu 20 menit di lapangan untuk mencatatkan namanya di papan skor. Gol tersebut menjadi satu-satunya yang tercipta hingga peluit panjang dibunyikan wasit.
Kurniawan Puji Disiplin Taktis Pemain
Pelatih Timnas Indonesia U-17, Kurniawan Dwi Yulianto, memberikan apresiasi tinggi atas performa anak asuhnya. Ia menilai kedisiplinan pemain dalam menjalankan instruksi menjadi faktor utama keberhasilan meredam agresivitas China.
"Alhamdulilah, kredit diberikan kepada para pemain atas kerja kerasnya. Mereka sangat disiplin dalam taktik, sangat disiplin dalam posisi. Tak lupa terima kasih juga untuk dukungan dan doa dari seluruh masyarakat Indonesia," ujar Kurniawan usai laga.
Meski menang, Kurniawan meminta para pemain tidak larut dalam euforia. Fokus tim kini sepenuhnya dialihkan ke laga kedua melawan Qatar yang dijadwalkan berlangsung pada 9 Mei 2026.
Antisipasi Strategi Switch Play Qatar
Tim pelatih telah mengantongi catatan evaluasi untuk menghadapi tantangan berikutnya. Kurniawan menyebut gaya bermain Qatar memiliki kemiripan dengan China, terutama dalam efektivitas perpindahan bola atau switch play.
"Kami sudah menganalisa, juga mengevaluasi cara bermain Qatar yang kurang lebih seperti China, mengandalkan switch play. Kita coba nanti ada waktu beberapa hari untuk mengantisipasi taktik yang akan kami mainkan ketika melawan Qatar," tambah Kurniawan.
Kemenangan atas Qatar di laga selanjutnya akan sangat menentukan langkah Indonesia menuju target utama, yakni mengamankan tiket ke Piala Dunia U-17.
Susunan Pemain
Indonesia (4-3-3): Mike Rajasa; Farik Rizki, Matthew Baker, Pandu Aryo, Peres Tjoe; Farrel Luckyta, Noha Pohan, Fardan Faras; Chico Yarangga, Dava Yunna, Ichiro Akbar.
Pelatih: Kurniawan Dwi Yulianto.
China (4-2-3-1): Qin Ziniu; Jin Yucheng, Nan Zixun, Li Junpeng, Zhang Xuyao; Zhou Yunuo, He Sifan; Wan Xiang, Wang Heyi, Pan Chaowei; Shuai Weihao.
Pelatih: Bin Ukishima.