MUARA BULIAN — Seluruh jamaah calon haji asal Kabupaten Batang Hari dipastikan terbagi ke dalam tiga kelompok terbang (kloter) pada musim haji kali ini. Berdasarkan data terbaru, sebagian besar jamaah atau sebanyak 210 orang akan berangkat melalui Kloter 23.
Sementara itu, sisa jamaah lainnya tersebar di dua kelompok terbang berbeda. Dua orang jamaah dijadwalkan bergabung dalam Kloter 22 bersama rombongan asal Kota Jambi, Kabupaten Kerinci, dan Tebo, sedangkan satu orang lainnya masuk ke dalam Kloter 24.
Komposisi Jamaah dan Kesiapan Mandiri
Dari total 213 jamaah yang terdaftar, komposisi jamaah perempuan tercatat lebih banyak dibandingkan laki-laki. Terdapat 118 jamaah perempuan dan 95 jamaah laki-laki yang saat ini tengah melakukan persiapan akhir menjelang keberangkatan ke Tanah Suci.
Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umroh Kabupaten Batang Hari, Helmi, menjelaskan bahwa seluruh rangkaian manasik haji di tingkat kabupaten maupun kecamatan sudah tuntas. Saat ini, para jamaah diminta untuk tetap memperdalam pemahaman tata cara ibadah secara mandiri di rumah masing-masing.
“Saat ini jamaah tinggal mempersiapkan diri secara mandiri,” ujar Helmi saat memberikan keterangan di Muara Bulian.
Penyebab Penambahan Kuota Dua Jamaah
Mengenai adanya perubahan data, Helmi menyebutkan bahwa awalnya jumlah jamaah tercatat sebanyak 211 orang. Namun, terdapat penambahan dua orang sehingga total jamaah yang diberangkatkan menjadi 213 orang.
Kondisi ini terjadi setelah dua jamaah yang sebelumnya sempat tertunda keberangkatannya akhirnya mendapatkan kepastian porsi. Sebelumnya, kedua jamaah tersebut dijadwalkan baru bisa berangkat pada tahun 2026 mendatang.
Pihak penyelenggara juga memastikan seluruh fasilitas pendukung mulai dari pembagian tas hingga dokumen perjalanan tidak menemui kendala. Seluruh paspor jamaah telah selesai diproses dan diserahkan kepada pihak terkait untuk keperluan keberangkatan.
"Alhamdulillah fasilitas untuk jamaah sudah kami siapkan, termasuk paspor yang seluruhnya sudah selesai diproses dan telah kami sampaikan ke pihak terkait,” tutup Helmi.