JAMBI — PT Hutama Karya Infrastruktur (HKI) resmi melanjutkan pengerjaan proyek strategis nasional Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) ruas Betung–Jambi. Pembangunan kini difokuskan pada Seksi 2A dan 2B yang menjadi jalur krusial penghubung Provinsi Sumatera Selatan dengan Jambi.
Pihak manajemen menargetkan pengerjaan Seksi 2B rampung pada Juni 2027, sementara Seksi 2A dijadwalkan selesai Desember 2027. Proyek ini diharapkan segera memberikan efisiensi bagi mobilitas warga dan distribusi logistik di wilayah tersebut.
Waktu Perjalanan Jambi ke Betung Bakal Dipangkas Signifikan
Kehadiran jalan bebas hambatan ini akan mengubah wajah transportasi antarprovinsi di Sumatera. Jika biasanya perjalanan melalui jalan nasional memakan waktu lima hingga tujuh jam, tol baru ini akan memangkasnya menjadi sekitar 2,5 hingga 3 jam saja.
Direktur Operasi III HKI, Defi Adrian, menyebut pembangunan ini bukan sekadar infrastruktur, melainkan upaya memperluas manfaat bagi masyarakat luas. Pihaknya berkomitmen menjaga kualitas konstruksi agar konektivitas antarwilayah semakin kuat dan efisien.
"Selain meningkatkan konektivitas, keberadaan tol ini diharapkan dapat mempercepat arus logistik sehingga berkontribusi terhadap efisiensi waktu distribusi dan penurunan biaya operasional," ujar Defi dalam keterangan tertulisnya, Minggu (10/05/2026).
Spesifikasi Proyek: Hubungkan Sungai Lilin Hingga Bayung Lencir
Secara teknis, Tol Betung–Jambi Seksi 2A memiliki panjang 37,4 kilometer, sedangkan Seksi 2B membentang sepanjang 18,4 kilometer. Ruas ini menjadi urat nadi yang menghubungkan Kecamatan Sungai Lilin dengan Kecamatan Bayung Lencir.
Dalam proses pengerjaannya, HKI melaksanakan sejumlah pekerjaan konstruksi utama yang meliputi:
- Pembangunan struktur jalan utama (mainroad)
- Pembangunan jembatan dan struktur pendukung
- Penyediaan dua unit rest area untuk kenyamanan pengguna
Proyek ini juga memberikan dampak ekonomi langsung dengan melibatkan tenaga kerja dan mitra lokal dalam proses konstruksinya. Langkah tersebut diambil untuk mendukung perputaran ekonomi warga sekitar, termasuk pelaku UMKM yang berada di area proyek.
Pihak HKI berharap seluruh proses pembangunan berjalan lancar tanpa kendala berarti. Dengan selesainya proyek ini, diharapkan muncul peluang pengembangan kawasan baru serta pertumbuhan aktivitas ekonomi di sepanjang koridor tol Sumatera Selatan hingga Jambi.