Pencarian

Satgas TMMD Ke-129 Kerahkan Bulldozer Buka Jalan Usaha Tani di Bungo, Petani Desa Tanjung Agung Bisa Angkut Hasil Panen Lebih Cepat

Minggu, 19 Juli 2026 • 15:24:24 WIB
Satgas TMMD Ke-129 Kerahkan Bulldozer Buka Jalan Usaha Tani di Bungo, Petani Desa Tanjung Agung Bisa Angkut Hasil Panen Lebih Cepat
Satgas TMMD Ke-129 mengerahkan satu unit bulldozer untuk membuka jalan usaha tani selebar enam meter di Desa Tanjung Agung, Bungo.

BUNGO — Jalan usaha tani yang menghubungkan pemukiman warga dengan kawasan perkebunan di Desa Tanjung Agung selama ini hanya berupa setapak dan tanah berlumpur. Kondisi itu membuat petani kesulitan mengangkut hasil panen seperti sawit dan karet, terutama saat musim hujan. Kini, Satgas TMMD Ke-129 memastikan pembukaan badan jalan dilakukan dengan cepat menggunakan satu unit bulldozer.

Medan Berat Bukan Halangan, Alat Berat Jadi Andalan

Pengerjaan fisik difokuskan pada perataan medan, pembukaan badan jalan selebar enam meter, dan pembersihan vegetasi liar yang menutupi akses. Koordinator pembukaan jalan TMMD Ke-129, Kapten Inf Saiful Anwar, menilai penggunaan bulldozer menjadi strategi tepat karena medan di lokasi cukup ekstrem dan tidak bisa dijangkau peralatan manual.

"Penggunaan bulldozer sangat membantu mempercepat proses pembukaan badan jalan, terutama pada medan yang cukup berat. Kami tetap melibatkan personel Satgas dan masyarakat agar seluruh pekerjaan berjalan optimal sesuai target yang telah ditetapkan," ujar Kapten Saiful Anwar dalam keterangannya, Senin (20/7/2026).

Dampak Langsung: Biaya Transportasi Turun, Waktu Tempuh Terpangkas

Pembukaan jalan ini bukan sekadar proyek fisik. Bagi petani di Desa Tanjung Agung, keberadaan jalan yang layak bakal menekan biaya angkut hasil kebun yang selama ini membengkak karena harus memutar lewat desa tetangga. Waktu tempuh dari lahan ke tempat pengumpulan hasil panen diperkirakan berkurang drastis.

Selain itu, akses yang lebih lancar juga membuka peluang bagi petani untuk menjual hasil panen langsung ke tengkulak atau koperasi unit desa tanpa perantara. Efisiensi ini diyakini bisa meningkatkan pendapatan petani dalam jangka pendek.

Gotong Royong Tetap Jalan, TNI dan Warga Kerja Bareng

Meski alat berat menjadi tulang punggung percepatan, semangat gotong royong tetap dipertahankan. Personel Satgas TMMD bekerja berdampingan dengan warga setempat untuk membersihkan sisa tebangan dan merawat badan jalan yang sudah dibuka. Pola ini, menurut Kapten Saiful, menjadi ciri khas program TMMD yang tidak hanya membangun infrastruktur, tetapi juga mempererat hubungan TNI dan rakyat.

Program TMMD Ke-129 di Bungo sendiri menargetkan sejumlah sasaran fisik lain selain jalan usaha tani, termasuk rehab rumah tidak layak huni dan pembangunan sarana air bersih. Seluruh kegiatan direncanakan berlangsung selama satu bulan penuh.

Bagikan
Sumber: jambiindependent.disway.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Terkini

Indeks