JAMBI — Ketua MTI Wilayah Jambi, Ivan Wirata, menegaskan pihaknya akan terus mengawal ketersediaan BBM bagi angkutan penumpang maupun barang. Menurutnya, kelancaran distribusi menjadi faktor krusial agar mobilitas masyarakat tidak terganggu akibat keterlambatan keberangkatan armada.
"Kami tidak akan tinggal diam. Setiap persoalan yang menghambat kelancaran transportasi akan kita cari solusinya bersama," ujar Ivan dalam keterangan yang diterima, Jumat.
Peran BPTD Jambi: Mempertemukan Pengelola SPBU dan Operator Bus
Kepala BPTD Jambi, Benny Nurdin Yusuf, mengungkapkan bahwa persoalan tersebut diselesaikan melalui mekanisme kerja sama antara pengurus PO dengan penyedia BBM. Kesepakatan itu memastikan armada bus penumpang mendapat prioritas pengisian BBM sehingga jadwal keberangkatan tetap terjaga.
"Kami bersama seluruh stakeholder telah menyelesaikan persoalan tersebut. Saat ini sudah terjalin kerja sama antara pengurus PO dengan penyedia BBM sehingga bus penumpang diprioritaskan," kata Benny.
Dirjen Hubdat: Komunikasi Jadi Kunci Utama
Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub, Aan Suhanan, menyebut penyelesaian di Jambi berawal dari langkah cepat Kepala BPTD yang mempertemukan pihak-pihak terkait. Hasilnya, tercapai kesepahaman antara pengelola SPBU dan operator angkutan umum.
"Alhamdulillah kondisi di Jambi sudah teratasi. Sebenarnya yang diperlukan hanya komunikasi yang baik antara pemilik bus dan operator SPBU," ujar Aan saat berada di Jambi.
Ia menjelaskan, komunikasi efektif menjadi kunci utama menjamin ketersediaan BBM. Dengan adanya kesepakatan itu, operator bus kini lebih mudah memperoleh pasokan dan layanan transportasi kepada masyarakat kembali normal tanpa antrean panjang.
Angkutan Perintis di Daerah Terpencil Juga Jadi Perhatian
Meski pasokan bus di Jambi telah pulih, Kemenhub tetap memantau kendala suplai di wilayah terpencil. Berdasarkan laporan Perum DAMRI, masih ada beberapa daerah yang kesulitan mendapatkan BBM.
Untuk itu, Kemenhub akan menerapkan pola penyelesaian serupa — memfasilitasi komunikasi langsung antara operator angkutan perintis dengan penyedia BBM. "Belajar dari pengalaman di Jambi, kami optimistis persoalan itu juga bisa diselesaikan melalui komunikasi yang baik," kata Aan.
MTI: Prioritas Kelancaran Bus Dapat BBM
Ivan Wirata menambahkan, MTI akan terus mendorong agar distribusi BBM bagi angkutan umum menjadi skala prioritas. "Kelancaran bus mendapatkan BBM menjadi skala prioritas kita semua agar pelayanan kepada masyarakat tidak terganggu," tegasnya.
Dengan terselesaikannya persoalan ini, diharapkan operasional angkutan umum di Jambi semakin lancar. Pemangku kepentingan juga berharap pola koordinasi ini bisa menjadi model bagi daerah lain yang masih menghadapi kendala serupa.