MUARO JAMBI — Ekstrakurikuler panahan di MAN 1 Muaro Jambi kembali menggelar latihan rutin pada Kamis (30/7) sore, seusai seluruh rangkaian kegiatan belajar mengajar selesai. Puluhan siswa dengan penuh antusias mengikuti arahan pembina di lapangan madrasah yang berlokasi di Sungai Gelam, Kabupaten Muaro Jambi.
Kegiatan ini merupakan agenda pekanan yang dijadwalkan setiap hari Kamis. Panitia menegaskan aspek keselamatan menjadi prioritas utama selama latihan berlangsung, dengan pengawasan ketat dari para pembina.
Meneladani Sunnah Rasulullah SAW
Anita Dewi Anggara, S.Pd., Gr., selaku pembina ekstrakurikuler panahan, menjelaskan bahwa olahraga ini memiliki kedudukan istimewa dalam ajaran Islam. Panahan termasuk salah satu olahraga yang dianjurkan oleh Nabi Muhammad SAW kepada umatnya.
"Latihan panahan ini merupakan agenda rutin setiap hari Kamis yang bertujuan melatih keterampilan siswa sekaligus mengamalkan salah satu olahraga yang dianjurkan oleh Rasulullah SAW," ujar Anita.
Ia merujuk pada hadis riwayat Imam Bukhari dan Imam Muslim yang berbunyi, "Ajarilah anak-anak kalian berkuda, berenang, dan memanah." Selain itu, terdapat pula hadis riwayat Imam Muslim yang berbunyi, "Lemparkanlah (panah) dan tunggangilah (kuda)."
Lebih dari Sekadar Olahraga: Latihan Fisik dan Mental
Menurut Anita, panahan memberikan manfaat ganda bagi para siswa. Dari sisi fisik, gerakan memanah melatih kekuatan otot tangan, bahu, dan punggung secara seimbang. Dari sisi mental, olahraga ini menuntut konsentrasi tinggi, kesabaran, serta kemampuan mengambil keputusan yang tepat dalam waktu singkat.
"Karakter-karakter tersebut sangat dibutuhkan oleh peserta didik dalam menghadapi tantangan belajar maupun kehidupan sehari-hari," tambahnya.
Selama latihan, para siswa mendapatkan materi teknik dasar secara bertahap. Materi tersebut meliputi cara memegang busur, memasang anak panah, menentukan sasaran, hingga melepaskan anak panah dengan posisi yang benar. Pembina memberikan contoh gerakan langsung sebelum peserta mempraktikkannya secara bergantian.
Wadah Pengembangan Bakat Nonakademik
Ekstrakurikuler panahan menjadi salah satu kegiatan unggulan MAN 1 Muaro Jambi. Pihak madrasah memberikan dukungan penuh melalui fasilitas yang memadai dan pendampingan intensif agar setiap siswa mampu menguasai teknik dengan baik.
Program ini dirancang sejak awal tahun pelajaran sebagai bentuk implementasi pembinaan nonakademik. Tidak sedikit peserta yang mengaku semakin menyukai panahan karena olahraga ini menawarkan pengalaman berbeda dibandingkan cabang olahraga lain. Selain menuntut ketepatan, panahan mengajarkan pentingnya ketenangan dalam mengambil tindakan.
Melalui latihan rutin ini, madrasah berharap dapat melahirkan atlet-atlet panahan berprestasi di masa mendatang. Dukungan dari pembina dan fasilitas yang tersedia menjadi faktor kunci keberhasilan program tersebut, sekaligus menjadi bukti bahwa MAN 1 Muaro Jambi tidak hanya berfokus pada pencapaian akademik, tetapi juga pengembangan potensi peserta didik secara menyeluruh.