TANJUNG JABUNG TIMUR — Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Kabupaten Tanjung Jabung Timur resmi memulai proses belajar mengajar. Gubernur Jambi Al Haris menyatakan kehadiran lembaga pendidikan ini bukan sekadar pembangunan gedung, melainkan bentuk nyata keberpihakan negara kepada anak-anak yang memiliki keterbatasan ekonomi namun menyimpan cita-cita tinggi.
Program ini diprioritaskan bagi peserta didik dari keluarga kurang mampu, khususnya kelompok Desil 1 dan Desil 2 berdasarkan data pemerintah. Kebijakan tersebut memastikan hak pendidikan tetap melekat pada seluruh warga negara tanpa memandang latar belakang ekonomi orang tua.
Sasaran Utama: Anak dari Keluarga Desil 1 dan Desil 2
Sekolah Rakyat dirancang dengan konsep pendidikan modern dan terpadu. Berbagai fasilitas pendukung telah disiapkan agar para siswa dapat belajar dengan nyaman, aman, dan penuh semangat. Lingkungan belajar yang baik dinilai akan melahirkan semangat belajar yang tinggi.
Gubernur Al Haris menekankan bahwa jalan terbaik untuk mengubah kehidupan seseorang bukan hanya melalui bantuan sesaat, tetapi dengan memberikan kesempatan memperoleh pendidikan yang berkualitas. Ia berharap setiap ruang kelas di sekolah ini menjadi tempat lahirnya generasi yang cerdas, berkarakter, disiplin, serta memiliki kepedulian terhadap sesama.
Apresiasi untuk Pemerintah Pusat dan Target Jangka Panjang
Al Haris memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Pemerintah Pusat yang menggagas program ini. Menurutnya, kehadiran Sekolah Rakyat merupakan bukti bahwa pembangunan tidak hanya berfokus pada infrastruktur fisik, tetapi juga pada pembangunan manusia. Bangsa yang maju adalah bangsa yang memiliki sumber daya manusia unggul, berpendidikan, sehat, dan berkarakter.
"Saya ingin melihat anak-anak dari Tanjung Jabung Timur tumbuh menjadi dokter, guru, insinyur, pengusaha, peneliti, pemimpin, dan berbagai profesi lainnya yang dapat membanggakan keluarga serta daerahnya," ujar Al Haris dalam pernyataannya.
Pemerintah Provinsi Jambi berkomitmen terus bersinergi dengan pemerintah pusat dan kabupaten agar program pendidikan seperti ini berjalan optimal. Targetnya, tidak ada anak di Provinsi Jambi yang tertinggal hanya karena keterbatasan ekonomi ataupun akses.
Peran Guru dan Orang Tua dalam Keberhasilan Program
Gubernur juga berharap para guru yang mengabdikan diri di Sekolah Rakyat menjalankan tugas mulia ini dengan penuh keikhlasan. Guru dinilai bukan hanya mengajarkan ilmu pengetahuan, tetapi juga membentuk karakter, menanamkan nilai kejujuran, disiplin, tanggung jawab, serta semangat untuk terus belajar sepanjang hayat.
Kepada para orang tua, Al Haris mengajak untuk terus mendukung anak-anak dalam menempuh pendidikan. Sinergi antara keluarga, sekolah, dan pemerintah menjadi kunci keberhasilan dalam mencetak generasi berkualitas.
Ia optimistis beberapa tahun ke depan hasil nyata dari program ini akan terlihat. Anak-anak yang hari ini duduk di bangku Sekolah Rakyat akan tumbuh menjadi generasi yang mampu bersaing, memiliki keterampilan, berakhlak baik, dan siap memberikan kontribusi bagi kemajuan daerah maupun bangsa.
"Keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari banyaknya jalan, jembatan, atau gedung yang berdiri. Keberhasilan sesungguhnya adalah ketika masyarakat semakin sejahtera, angka kemiskinan menurun, kualitas pendidikan meningkat, dan anak-anak memiliki masa depan yang lebih baik," pungkasnya.