JAMBI — Sirkuit Mugello, Tuscany, menjadi saksi performa gemilang Raul Fernandez pada Sabtu malam. Start dari posisi terdepan, pembalap asal Spanyol itu mampu mempertahankan keunggulannya hingga bendera finis, mengungguli Jorge Martin dan Fabio Di Giannantonio yang masing-masing finis di posisi kedua dan ketiga.
Kemenangan perdana di sprint race musim ini langsung membawa Fernandez naik satu tingkat ke posisi kelima klasemen dengan koleksi 80 poin. Ia kini hanya terpaut 68 poin dari pemuncak klasemen, Marco Bezzecchi, yang finis di luar podium.
Bagi Trackhouse Racing, hasil ini menjadi sinyal kebangkitan setelah beberapa seri sebelumnya inkonsisten. Fernandez menunjukkan ritme balapan yang matang dan kemampuan bertahan di bawah tekanan, khususnya saat dikejar Jorge Martin sejak tikungan awal.
Marc Marquez justru menjalani sprint race yang pahit. Juara dunia delapan kali itu sempat memimpin balapan usai start gemilang, namun keunggulan sirna dalam waktu singkat.
Memasuki tikungan kedua, Raul Fernandez dan Jorge Martin sukses menyalipnya. Marquez kemudian terlibat duel sengit dan kehilangan beberapa posisi sekaligus. Kesalahan saat memasuki tikungan di lap kedua membuatnya melebar dan kehilangan momentum untuk kembali ke barisan depan.
Ia akhirnya finis di posisi kelima, tertahan di peringkat kesembilan klasemen dengan 62 poin. Jarak 86 poin dari Bezzecchi membuat kans gelar juara dunia semakin menipis jika performa ini terus berulang.
Marco Bezzecchi masih aman di puncak dengan 148 poin, unggul 12 poin dari Jorge Martin di posisi kedua. Fabio Di Giannantonio menempel di urutan ketiga dengan 123 poin, sementara Pedro Acosta (93 poin) dan Raul Fernandez (80 poin) melengkapi lima besar.
Di sisi lain, Francesco Bagnaia masih terpuruk di peringkat kedelapan dengan 66 poin, sementara Alex Marquez (67 poin) dan Ai Ogura (79 poin) menguntit di depannya. Persaingan di papan tengah kian ketat dengan selisih poin yang tipis menjelang paruh musim.
Dengan kepercayaan diri tinggi usai kemenangan sprint, Raul Fernandez menjadi salah satu kandidat kuat di balapan utama GP Italia pada Minggu (31/5). Namun, Jorge Martin dan Marco Bezzecchi diprediksi tak akan memberinya ruang mudah. Sirkuit Mugello yang panjang dan cepat menguntungkan motor dengan top speed tinggi, sehingga strategi ban dan manajemen ban depan akan menjadi faktor penentu.
Marc Marquez, sementara itu, wajib bangkit jika masih ingin menjaga asa gelar. Tekanan dari Francesco Bagnaia yang juga butuh poin maksimal akan membuat balapan utama semakin menarik untuk disaksikan.