887 Jemaah Haji Asal Jambi Kembali ke Tanah Air, Pemprov Gelontorkan Rp 42 Miliar untuk Subsidi Transportasi

Penulis: Hamzah Effendi  •  Rabu, 24 Juni 2026 | 14:11:31 WIB
jemaah haji Kloter BTH 19 asal Jambi tiba dengan selamat di Asrama Haji Antara, 22 Juni 2026.

JAMBI — Suasana haru dan syukur mewarnai penyambutan 442 jemaah haji Kloter BTH 19 yang tiba di Asrama Haji Antara Jambi, Senin malam (22/6). Kedatangan mereka melengkapi total 887 jemaah asal Provinsi Jambi yang telah kembali dengan selamat, setelah sebelumnya 445 jemaah dari Kloter BTH 13 tiba pada 16 Mei 2026.

Duka Enam Jemaah Wafat di Tanah Suci

Kepala Kanwil Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Provinsi Jambi, Dr. H. Wahyudi Abdul Wahab, M.Fil.I, menyampaikan rasa duka mendalam atas berpulangnya enam orang jemaah haji asal Jambi di tanah suci. Doa bersama dipanjatkan agar almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT.

Subsidi Rp 42 Miliar dari Pemprov Jambi

Dalam sambutannya, Wahyudi mengapresiasi kelancaran penyelenggaraan ibadah haji tahun ini. Salah satu poin krusial yang ia ungkap adalah dukungan finansial signifikan dari Pemerintah Provinsi Jambi. "Sambil kita doakan Bapak Gubernur dan pemerintah itu 42 miliar rupiah membantu kita untuk bisa menjalankan ibadah haji. Itulah biaya keberangkatan dari Jambi ke Batam. Dari Batam ke Jambi," katanya.

Dana sebesar Rp 42 miliar tersebut digunakan untuk menanggung biaya transportasi jemaah dari embarkasi Jambi menuju Batam dan sebaliknya. Langkah ini dinilai sebagai upaya meringankan beban ekonomi jemaah di tengah biaya penyelenggaraan ibadah haji yang terus meningkat.

Fasilitas Memuaskan, dari Tenda hingga Hotel

Para jemaah mengungkapkan kepuasan terhadap fasilitas yang diterima selama di Tanah Suci. Mulai dari konsumsi, kondisi tenda di Arafah dan Mina, hingga akomodasi hotel di Makkah dan Madinah dinilai sangat baik. Hal ini menjadi indikator bahwa pelayanan tahun ini berjalan optimal.

Pesan Kakanwil: Jaga Kesabaran demi Haji Mabrur

Menutup rangkaian penyambutan, Wahyudi berpesan agar para jemaah senantiasa menjaga predikat haji mabrur. Ia menekankan dua hal utama: bersyukur dan bersabar. "Ciri kemabruran haji itu adalah sabar. Mohon maaf jangan nodai kemabruran kita semua. Jangan nodai kemabruran Haji Bapak Ibu sekalian semua. Hanya gara-gara tinggal selangkah lagi akan berkumpul bersama keluarga. Mari pelihara sabar itu," tegasnya.

Pesan itu menjadi pengingat bagi jemaah yang baru tiba agar tidak terlena dengan euforia pertemuan keluarga dan tetap menjaga perilaku sebagai haji yang mabrur.

Reporter: Hamzah Effendi
Sumber: jambiekspres.disway.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top