JAMBI — Microsoft akhirnya mengabulkan permintaan pengguna yang sudah lama menantikan fleksibilitas tata letak layar. Melalui build terbaru Windows 11 Insider Preview (26100.9267/26200.9267), pengguna kini bisa memindahkan taskbar ke sisi atas, kiri, atau kanan layar, bukan hanya di bagian bawah seperti sebelumnya.
Kabar ini menjadi angin segar setelah bertahun-tahun pengguna mengeluhkan keputusan Microsoft yang mengunci posisi taskbar di versi Windows 11 awal. Perubahan ini hadir sebagai bagian dari gelombang pembaruan besar yang akan mendarat pada musim gugur 2025.
Pengaturan baru ini bisa diakses melalui menu Settings > Personalization > Taskbar > Taskbar behaviors > Taskbar position. Setelah dipindahkan, elemen seperti tooltip, flyout, dan animasi tetap berfungsi normal dari posisi baru tersebut.
Perlu dicatat, tidak semua fitur pendukung kompatibel di semua posisi. Opsi pencarian (search box) dan mode taskbar kecil hanya tersedia saat taskbar berada di posisi atas atau bawah. Sementara itu, fitur penggabungan ikon (never combine) tetap berfungsi di semua lokasi.
Microsoft juga menambahkan opsi Taskbar size yang memungkinkan pengguna memperkecil ukuran ikon dan tinggi taskbar. Fitur ini dirancang untuk memaksimalkan ruang layar, terutama bagi pengguna perangkat dengan layar kecil. Pengaturan ini tersedia di menu yang sama, pada bagian Taskbar size.
Pembaruan ini juga membawa perubahan signifikan pada Menu Start. Pengguna kini bisa memilih ukuran menu Start kecil atau besar, selain opsi otomatis yang sudah ada. Bagian "Recommended" juga berganti nama menjadi "Recent" untuk memperjelas fungsinya.
Pengguna yang ingin privasi lebih bisa menyembunyikan nama dan foto profil dari Menu Start melalui pengaturan baru di Settings > Personalization > Start. Halaman pengaturan Start juga didesain ulang dengan toggle per bagian untuk menampilkan atau menyembunyikan Pinned, Recent, dan All secara independen.
Windows Search juga mendapat peningkatan. Hasil pencarian kini lebih jelas menunjukkan sumber asal, apakah dari aplikasi, pengaturan, file, web, atau saran dari Microsoft Store. Pengguna dapat mengatur preferensi ini di Settings > Privacy & security > Search.
File Explorer Home diklaim kini terbuka lebih cepat dan responsif. Bagian Recommended juga mendukung scroll sentuh, memudahkan navigasi file di perangkat layar sentuh. Selain itu, indikator progres pembaruan di seluruh sistem juga mendapat desain baru yang lebih konsisten dan modern.
Pembaruan ini turut menyertakan sejumlah perbaikan stabilitas, termasuk untuk Task Manager, perpindahan antar virtual desktop, dan pengaturan tampilan. Microsoft juga meningkatkan ketahanan sistem terhadap masalah VPN yang dapat menyebabkan proses berhenti merespons.
Penting bagi pengguna enterprise dan IT profesional, Microsoft mengumumkan penghapusan total utilitas Windows Management Instrumentation Command-line (WMIC) mulai Agustus 2026. Pada Windows 11 versi 24H2 dan 25H2, WMIC sudah tidak disertakan dalam instalasi baru dan tidak lagi tersedia sebagai Feature on Demand (FoD).
Perlu ditegaskan, penghapusan ini hanya berlaku untuk utilitas WMIC. Layanan Windows Management Instrumentation (WMI) itu sendiri tetap didukung penuh.
Microsoft juga mulai meluncurkan fitur Administrator Protection yang sebelumnya diumumkan pada Oktober 2025. Fitur ini memungkinkan administrator melakukan tugas administratif dengan hak akses just-in-time, mengurangi risiko serangan elevation-of-privilege. Fitur ini nonaktif secara bawaan dan dapat diaktifkan melalui Microsoft Intune atau Group Policy.
Bagi pengguna yang ingin mencoba fitur pemindahan taskbar ini lebih awal, bergabunglah dengan program Windows Insider di kanal Release Preview. Pembaruan ini akan digulirkan secara bertahap, jadi tidak semua pengguna akan langsung mendapatkannya pada hari yang sama.