KUALA TUNGKAL — Jenazah Iyan pertama kali ditemukan oleh warga di Parit 2 Sungai Rumbai, Desa Ketapang, pada koordinat 0°49'42.3" Lintang Selatan - 103°04'16.7" Bujur Timur. Lokasi penemuan itu berjarak sekitar 25 kilometer ke arah hulu dari titik awal runtuhnya jembatan di Sungai Limau.
Humas Basarnas Jambi M. Luthfi menyatakan bahwa korban merupakan warga RT 05 Desa Parit Pudin, Kecamatan Pengabuan. "Korban yang ditemukan atas nama Iyan (35) ditemukan dalam keadaan meninggal dunia dan langsung dievakuasi," kata Luthfi di Kuala Tungkal, Selasa.
Kronologi Runtuhnya Jembatan di Senyerang
Insiden maut itu terjadi pada Rabu (20/5) lalu sekitar pukul 11.15 WIB. Saat itu, Iyan dan seorang rekannya sedang mengelas di bagian bawah jembatan. Struktur jembatan tiba-tiba runtuh dan membuat keduanya terjatuh ke sungai.
Lokasi kejadian berada di Sungai Limau, RT 05 Dusun Karya Baru, Desa Sungai Landak, Kecamatan Senyerang. Titik koordinatnya berada pada 0°48'15.2" Lintang Selatan - 103°11'06.4" Bujur Timur.
Proses Evakuasi dan Pencarian Korban Kedua
Laporan kecelakaan diterima dari pengawas proyek Budi Kamaludin dan perangkat desa setempat Anto. Setelah menerima laporan, tim langsung berkoordinasi dengan instansi terkait dan melaksanakan operasi pencarian.
Unit Siaga SAR Kuala Tungkal bergerak melalui jalur sungai menuju lokasi penemuan jenazah. Setelah dievakuasi, jenazah Iyan langsung dibawa ke rumah duka untuk disemayamkan.
Fakta Singkat Operasi SAR di Sungai Limau
- Korban ditemukan 25 km dari lokasi kejadian awal di arah hulu sungai
- Operasi pencarian melibatkan 8 instansi: Unit Siaga SAR Kuala Tungkal, Baharkam Polri, Ditpolairud Polda Jambi, Polres Tanjung Jabung Barat, Pos TNI AL, Babinsa, BPBD, dan PMI setempat
- Satu korban lain masih dinyatakan hilang dan terus dicari tim SAR gabungan
Tim SAR gabungan masih terus melakukan pencarian terhadap satu korban lain yang dilaporkan masih hilang. Operasi melibatkan personel dari berbagai instansi termasuk masyarakat setempat.