JAMBI — Sebanyak 990 narapidana dari Lapas Jambi dan 1.553 warga binaan dari Lapas Bagansiapiapi, Riau, direlokasi secara bertahap ke dua lapas baru yang sudah siap beroperasi. Proses pemindahan ini dipimpin langsung oleh Direktur Kepatuhan Internal Ditjenpas, Tatan Dirsan Atmaja, bersama Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Jambi dan Riau.
Juru Bicara Ditjenpas Kemenimipas, Rika Aprianti, mengonfirmasi bahwa relokasi massal ini berlangsung aman dan tanpa insiden. "Proses relokasi terlaksana dengan aman dan zero insiden dengan sinergitas Tim Ditpamintel, Kanwil, pihak Lapas, serta jajaran Polri dan TNI," ujarnya dalam keterangan resmi, Minggu (7/6/2026).
Lapas Bagansiapiapi: Dari 98 ke 1.500 Hunian
Salah satu perpindahan terbesar terjadi di Lapas Bagansiapiapi. Lapas lama yang hanya memiliki kapasitas 98 orang itu harus menampung ribuan warga binaan, menyebabkan tingkat kepadatan mencapai 1.000 persen. Kondisi ini dinilai sangat rawan mengganggu keamanan dan proses pembinaan.
Seluruh warga binaan kini dipindahkan ke lapas baru di kawasan Ujung Tanjung, Kabupaten Rokan Hilir. Bangunan baru itu dirancang dengan kapasitas hunian 1.500 orang, jauh lebih besar dari sebelumnya.
Lapas Jambi Pindah ke Sangeti, Bebas Banjir
Sementara itu, Lapas Jambi yang sebelumnya berlokasi di area rawan banjir dengan kapasitas hanya 417 orang, resmi ditinggalkan. Rika Aprianti menjelaskan bahwa kondisi lama sangat rentan terendam air, sehingga kerap mengganggu pelaksanaan pembinaan dan perawatan warga binaan.
Lapas baru untuk Jambi kini berada di Sangeti, Kabupaten Muaro Jambi. Dengan kapasitas 952 tempat, fasilitas ini diharapkan mampu memberikan lingkungan yang lebih layak dan aman bagi proses rehabilitasi narapidana.
Zero Insiden Berkat Kolaborasi TNI-Polri
Ditjenpas menekankan bahwa keberhasilan pemindahan ribuan warga binaan tanpa kekacauan tidak lepas dari koordinasi lintas instansi. Personel gabungan dari Polri dan TNI dikerahkan untuk mengawal setiap tahap relokasi, mulai dari pengamanan di dalam lapas hingga perjalanan menuju lokasi baru.
Rika menambahkan, pemindahan ini merupakan bagian dari program strategis Ditjenpas untuk meningkatkan kualitas pembinaan dan keamanan di seluruh Indonesia. "Dalam rangka peningkatan kualitas pembinaan dan keamanan, Ditjenpas pindahkan 990 warga binaan Lapas Jambi dan 1.553 warga binaan Lapas Bagansiapiapi," pungkasnya.