JAMBI — Petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Surabaya akhirnya memotong borgol tersebut menggunakan gerinda di Pos Damkar Rayon 3 Rungkut, Jumat (12/6). Kejadian ini bermula dari sebuah perayaan yang berujung insiden tak terduga.
Aksi Iseng yang Berujung Darurat
Kepala Bidang Pemadaman DPKP Kota Surabaya, M Rokhim, menjelaskan peristiwa berawal saat anggota polisi bernama Fernandio Wahyu tengah merayakan ulang tahun. Dalam suasana santai, teman-temannya memborgol tangan kanan Fernandio sebagai bagian dari perayaan.
"Ketika sedang ulang tahun, dia diborgol oleh teman-temannya. Saat akan dibuka, kunci borgol patah sehingga borgol tidak bisa dilepas," kata Rokhim.
Setelah kunci patah, Fernandio tak bisa membuka borgol secara mandiri. Ia pun memutuskan mendatangi Pos Damkar Rayon 3 Rungkut untuk meminta bantuan.
Proses Pemotongan dengan Gerinda
Petugas Damkar yang menerima laporan langsung melakukan evakuasi. Mereka menggunakan alat gerinda untuk memotong borgol yang terbuat dari logam. Proses ini dilakukan secara hati-hati agar tangan korban tidak terluka.
"Korban datang ke Rayon 3 Rungkut untuk meminta bantuan pelepasan. Kami bantu evakuasi dan alhamdulillah bisa kami tangani dengan aman," ujar Rokhim.
Evakuasi berlangsung sekitar 45 menit. Setelah borgol berhasil dilepas, Fernandio mengaku lega dan menyampaikan terima kasih kepada petugas Damkar yang membantunya.
Damkar Bukan Hanya Pemadam Kebakaran
Rokhim mengimbau masyarakat tidak ragu menghubungi petugas Damkar jika menghadapi kondisi darurat atau membutuhkan bantuan penyelamatan. Menurutnya, instansi ini memiliki kapasitas menangani berbagai situasi di luar kebakaran.
"Damkar tidak hanya menangani kebakaran, tetapi juga berbagai operasi penyelamatan dan bantuan kedaruratan lainnya yang membutuhkan penanganan cepat," pungkasnya.