JAMBI — Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto menerima arahan langsung dari Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno saat meninjau kondisi RSUD Manggarai pada Minggu (16/8/2026). Dari hasil peninjauan tersebut, pemerintah memutuskan memindahkan sementara fungsi pelayanan medis ke stadion setempat agar operasional rumah sakit tidak lumpuh total.
Gempa yang berpusat di laut Flores itu tidak hanya merusak bangunan RSUD, tetapi juga mengganggu aktivitas administrasi dan pelayanan pasien. Aktivitas rumah sakit kini dipindahkan ke halaman gedung sebagai langkah darurat sambil menunggu rumah sakit lapangan berdiri.
Kerusakan RSUD Manggarai dan Dampak Layanan Kesehatan
Sejumlah bagian vital rumah sakit dilaporkan mengalami kerusakan akibat guncangan berkekuatan besar tersebut. Kondisi ini memaksa jajaran medis bekerja dengan keterbatasan ruang dan peralatan di tenda-tenda darurat yang didirikan di area terbuka.
Menko PMK Pratikno bersama Kepala BNPB berdialog langsung dengan direksi rumah sakit dan pemerintah daerah setempat. Dialog itu difokuskan untuk memetakan kebutuhan mendesak seperti obat-obatan, tenaga medis tambahan, serta peralatan penunjang yang harus segera didatangkan.
Angka Korban dan Kerusakan Infrastruktur Akibat Gempa NTT
Berdasarkan data BNPB yang dihimpun hingga Minggu, korban tewas akibat gempa NTT bertambah menjadi 53 orang. Selain itu, tercatat 135 warga mengalami luka-luka dan 241 unit rumah rusak akibat bencana ini.
BNPB juga mencatat telah terjadi 995 kali gempa susulan dengan magnitudo bervariasi. Namun, dari jumlah tersebut hanya 46 kali getaran yang dirasakan oleh masyarakat, sementara sisanya tidak menimbulkan guncangan signifikan.
Logistik dan Koordinasi Penanganan Pascagempa
Pemerintah daerah bersama tim gabungan masih terus melakukan pendataan dampak kerusakan di sejumlah kecamatan. Proses evakuasi dan distribusi logistik menjadi prioritas utama, terutama bagi warga yang rumahnya rusak dan mengungsi ke tempat yang lebih aman.
Pembangunan rumah sakit lapangan di Stadion Golo Dukal ditargetkan rampung dalam waktu singkat. Keberadaan fasilitas ini diharapkan mampu menggantikan sementara fungsi RSUD Manggarai yang rusak, terutama untuk menangani pasien dengan cedera berat akibat gempa.
Pratikno menegaskan bahwa perawatan pasien yang selama ini bergantung pada RSUD Manggarai tidak boleh terhenti. Pemerintah menjamin seluruh biaya penanganan dan pembangunan fasilitas darurat ditanggung penuh oleh anggaran negara melalui mekanisme tanggap darurat BNPB.