Polda Jambi Ajak Pers Tangkal Hoaks pada Hari Pers Sedunia 2026

Penulis: Nurkholis Wahid  •  Senin, 04 Mei 2026 | 13:36:30 WIB
Kapolda Jambi mengapresiasi peran pers dalam menyampaikan informasi berimbang pada Hari Pers Sedunia 2026.

JAMBI — Kepolisian Daerah (Polda) Jambi memberikan apresiasi tinggi terhadap peran jurnalis dalam menyampaikan informasi cepat dan berimbang pada peringatan Hari Pers Sedunia 2026. Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar melalui Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol. Erlan Munaji menegaskan posisi media sebagai pilar keempat demokrasi.

Peringatan yang jatuh pada 3 Mei tersebut menjadi momentum penguatan hubungan antara kepolisian dan media massa. Polda Jambi menilai keberadaan pers profesional sangat krusial dalam menjaga kondusivitas wilayah Jambi dari ancaman disinformasi yang berpotensi memicu gangguan keamanan.

Sinergi Polri dan Pers Jaga Kondusivitas Jambi

Kombes Pol. Erlan Munaji menjelaskan bahwa fungsi pers saat ini telah melampaui sekadar penyampai pesan. Media massa merupakan mitra strategis kepolisian dalam mengedukasi masyarakat serta memastikan situasi kamtibmas tetap terkendali melalui pemberitaan yang bertanggung jawab.

"Pers bukan hanya sebagai penyampai informasi, tetapi juga mitra strategis Polri dalam menjaga kondusivitas wilayah. Melalui pemberitaan yang profesional, edukatif, dan berimbang, pers mampu membangun kesadaran publik serta menangkal penyebaran hoaks," ujar Kombes Pol. Erlan Munaji, Minggu (3/5).

Menurutnya, kolaborasi yang sehat antara aparat penegak hukum dan jurnalis akan menciptakan ekosistem informasi yang jernih. Hal ini penting untuk memastikan setiap kebijakan maupun penanganan perkara dapat tersampaikan dengan tepat kepada publik.

Tantangan Verifikasi di Tengah Arus Media Sosial

Tantangan dunia pers kian kompleks di tengah maraknya informasi tidak terverifikasi yang beredar di media sosial. Polda Jambi menyoroti bagaimana kecepatan informasi seringkali mengabaikan akurasi, sehingga peran pers sebagai verifikator menjadi sangat vital.

Sinergi antara Polri dan insan pers diperlukan untuk memastikan masyarakat mendapatkan informasi yang benar dan dapat dipertanggungjawabkan. Tanpa proses verifikasi yang ketat, isu-isu sensitif di daerah dapat dengan mudah dipelintir oleh pihak tidak bertanggung jawab.

"Kami mengajak seluruh insan pers untuk terus menjunjung tinggi kode etik jurnalistik, menjaga independensi, serta mengedepankan prinsip check and balance dalam setiap pemberitaan," tambah Erlan.

Komitmen Polda Jambi Terhadap Kebebasan Pers

Sebagai bentuk dukungan terhadap kemerdekaan pers, Polda Jambi berkomitmen untuk tetap membuka ruang komunikasi yang transparan bagi para pemburu berita. Akses informasi yang terbuka diharapkan dapat meminimalisir spekulasi liar di tengah masyarakat.

Langkah ini diambil untuk mendorong terciptanya ekosistem informasi yang sehat di Provinsi Jambi. Transparansi kepolisian dipandang sebagai elemen kunci dalam mendukung kebebasan pers yang bertanggung jawab dan profesional.

Momentum Hari Pers Sedunia 2026 ini diharapkan memperkuat fungsi kontrol sosial media terhadap kinerja institusi negara. Hal tersebut selaras dengan upaya memperkuat demokrasi dan memastikan hak publik atas informasi yang benar tetap terpenuhi.

Reporter: Nurkholis Wahid
Back to top