JAMBI — Sebanyak 443 jemaah calon haji (JCH) yang tergabung dalam kelompok terbang (kloter) BTH 13 resmi diberangkatkan menuju Batam sebelum melanjutkan perjalanan ke Arab Saudi. Pelepasan kloter perdana Provinsi Jambi musim haji 1447 Hijriah ini didampingi oleh delapan petugas haji daerah dan pusat.
Gubernur Jambi Al Haris menyatakan bahwa pemerintah daerah berkomitmen mengawal pelayanan jemaah sejak dari tanah air hingga kembali dari tanah suci. Ia menegaskan agar petugas pendamping bekerja maksimal memastikan tidak ada jemaah yang merasa terabaikan selama menjalankan ibadah.
Jumlah jemaah haji asal Provinsi Jambi tahun ini mengalami peningkatan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya. Pada 2025, kuota Jambi tercatat sebanyak 2.938 orang, sementara tahun ini melonjak menjadi 3.306 jemaah yang terbagi dalam delapan kloter.
Pemerintah Provinsi Jambi memberikan dukungan konkret berupa subsidi anggaran transportasi domestik dari Jambi menuju embarkasi antara di Batam. Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Jambi, Wahyudi Abdul Wahab, menyebut total bantuan anggaran tersebut mencapai Rp40 miliar.
Wahyudi menjelaskan pemilihan jemaah asal Kota Jambi sebagai kloter pertama dilakukan untuk memudahkan mobilisasi awal. "Jemaah akan transit di Batam terlebih dahulu sebelum terbang ke Arab Saudi sesuai jadwal yang telah ditetapkan," ujarnya.
Dalam arahannya, Al Haris mengingatkan para jemaah untuk memprioritaskan kesehatan fisik mengingat rangkaian ibadah haji sangat mengandalkan ketahanan tubuh. Ia meminta jemaah terus mengikuti instruksi petugas dan menjaga kekompakan antaranggota kloter.
“Fisik, mental, dan emosi akan diuji di sana. Kondisi fasilitas yang terbatas menuntut jemaah untuk menahan ego, tidak berkeluh kesah, dan tetap bersabar. Ujian ini adalah bagian untuk melepaskan keterikatan duniawi,” kata Al Haris.
Gubernur juga menitipkan doa kepada para jemaah agar mendoakan Provinsi Jambi menjadi daerah yang aman dan tenteram bagi seluruh masyarakat.
Pemerintah Provinsi Jambi saat ini sedang mengupayakan agar Bandara Sultan Thaha Jambi naik status menjadi bandara internasional. Langkah ini bertujuan agar jemaah haji asal Jambi di masa depan tidak perlu lagi melakukan transit di Batam.
“Kita berharap tahun 2027 mendatang, jemaah haji Jambi bisa langsung terbang dari Bandara Sultan Thaha menuju tanah suci. Saat ini tim dari pusat sudah turun memantau langsung kesiapan di lapangan,” ungkap Al Haris.
Anggota Komisi VIII DPR RI, Hasan Basri Agus (HBA), yang hadir dalam prosesi pelepasan tersebut turut mengapresiasi kelancaran pelayanan haji mulai dari pendaftaran hingga manasik. Ia berpesan agar jemaah disiplin mengatur waktu istirahat dan pola makan agar tetap bugar selama di Arab Saudi.