KERINCI — Tumpukan material tanah dan bebatuan menutup badan jalan nasional yang menghubungkan Kabupaten Kerinci dengan Bangko, tepatnya di Dusun Muara Hemat I, Desa Muara Hemat. Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 04.00 WIB ini mengakibatkan antrean kendaraan mengular panjang dari kedua sisi jalan utama tersebut.
Titik longsor merupakan lokasi lama yang berada di tepi jalan raya Kecamatan Batang Merangin. Pengendara yang hendak menuju Kota Sungai Penuh maupun arah sebaliknya tertahan selama beberapa jam karena akses benar-benar tidak bisa dilalui kendaraan roda empat maupun roda dua akibat tertimbun material sepanjang 30 meter.
Dirlantas Polda Jambi Kombes Pol Adi Benny Cahyono menyatakan pihaknya segera bergerak melakukan penanganan darurat setelah menerima laporan. Personel kepolisian langsung diterjunkan ke lokasi guna mengatur arus lalu lintas yang sempat terjebak kemacetan parah.
"Begitu menerima informasi, personel langsung turun ke lokasi untuk melakukan pengamanan serta pengaturan arus lalu lintas," ujar Adi Benny.
Satu unit excavator milik Dinas PUPR Kabupaten Kerinci dikerahkan ke lokasi untuk menyingkirkan material tanah yang menutupi aspal. Petugas memprioritaskan pembukaan akses secepat mungkin mengingat jalur ini merupakan urat nadi transportasi utama bagi masyarakat di wilayah Kerinci dan sekitarnya.
Berdasarkan informasi di lapangan, material longsor berasal dari tebing di ladang milik warga bernama Ronal Sihaloho. Kondisi tanah yang labil ditambah tingginya intensitas hujan dalam beberapa hari terakhir memicu ambrolnya tebing di titik rawan tersebut.
Pihak kepolisian mengingatkan para sopir dan masyarakat yang melintas untuk tetap meningkatkan kewaspadaan. Cuaca yang masih tidak menentu di wilayah perbukitan Kerinci dikhawatirkan dapat memicu pergerakan tanah susulan di lokasi yang sama maupun titik lainnya.
"Proses pembersihan dilakukan secepat mungkin agar jalur utama Kerinci–Jambi dapat segera dilalui kendaraan. Kami mengimbau masyarakat tetap berhati-hati karena kondisi cuaca masih berpotensi memicu longsor susulan," kata Kombes Pol Adi Benny Cahyono.