MUARA BULIAN — Laga puncak JSFL 2026 berjalan ketat tanpa gol hingga waktu normal habis. Dua tim saling menekan sejak babak pertama, namun lini pertahanan kokoh membuat skor 0-0 bertahan hingga peluit panjang dibunyikan. Adu penalti pun menjadi penentu.
Dalam babak tos-tosan itu, SDN 144 Muara Bungo lebih tenang dan berhasil mengkonversi eksekusi dengan sempurna. Sementara dua tendangan pemain SD IT Nurul Ilmi 2 Kota Jambi gagal membuahkan gol. Kemenangan ini disambut sorak sorai pemain dan official yang memadati arena pertandingan.
Pelatih SDN 144 Muara Bungo, M Iswan, mengungkapkan timnya melewati seleksi panjang sebelum tampil di putaran provinsi. Sebanyak 25 tim bersaing di tingkat kabupaten, dan SDN 144 akhirnya dipercaya menjadi wakil Kabupaten Bungo.
“Ada sekitar 25 tim yang ikut dan akhirnya SDN 144 dipercaya mewakili daerah,” jelas Iswan seusai pertandingan. Ia berharap JSFL bisa terus digelar rutin sebagai wadah pengembangan bakat siswa di bidang olahraga.
Selain juara pertama dan kedua, panitia juga mengumumkan peraih posisi ketiga dan keempat. Juara tiga diraih SDIT Al Kahfi Sarolangun, sementara juara empat ditempati SDN 155 Muaro Jambi. Keempat tim mendapat trofi dan piagam penghargaan dari Bupati Fadhil Arif.
Official SDN 144 Bungo, Aldo Fahri Putra, menambahkan timnya rutin menjalani latihan sebelum dan sesudah mengikuti liga. “Latihan rutin tetap kami lakukan dan tentunya kami ingin terus ikut turnamen lainnya supaya kemampuan tim semakin berkembang,” ujarnya.
JSFL 2026 diikuti puluhan sekolah dasar dari seluruh kabupaten/kota di Provinsi Jambi. Kejuaraan ini menjadi salah satu ajang pencarian bibit pemain muda untuk sepak bola Jambi ke depan. Penutupan oleh Bupati Fadhil Arif yang juga menjabat Ketua PSSI Jambi menandakan dukungan penuh pemerintah daerah terhadap pembinaan olahraga pelajar.