Khadija Shaw Beri Sinyal Bertahan di Manchester City; Arsenal Ucapkan Selamat Tinggal pada Empat Pilar, Sam Kerr Samai Rekor Fran Kirby

Penulis: Khairunas Ibrahim  •  Selasa, 19 Mei 2026 | 04:44:02 WIB
Khadija Shaw mencetak dua gol dalam kemenangan Manchester City 4-1 atas West Ham.

JAMBI — Manchester City menutup musim dengan kemenangan 4-1 atas West Ham, Sabtu (18/5). Hasil itu nyaris tak relevan. Gelar juara sudah diamankan City setelah Arsenal kehilangan poin sepuluh hari sebelumnya. Semua mata tertuju pada Khadija Shaw dan masa depannya yang menggantung.

Dua Gol dan Isyarat untuk Bertahan

Shaw mencetak dua gol, mempertegas betapa besar kesalahan City jika membiarkannya pergi. Kontrak pemain asal Jamaika itu habis pada musim panas ini. Para penggemar yang putus asa terus meneriakkan namanya di pesta gelar, Minggu (19/5).

Usai laga, Shaw memberi secercah harapan. "Saya selalu bilang Manchester adalah rumah saya, tempat saya ingin berada," ujarnya kepada Sky Sports. "Tapi ada banyak hal di belakang layar yang tidak akan saya bicarakan sekarang. Manchester adalah tempat saya ingin berada, tapi kita lihat saja nanti."

Arsenal Kehilangan Empat Pilar Sekaligus

Arsenal mengakhiri musim di posisi kedua dengan kemenangan 3-1 atas Liverpool. Hasil itu memastikan lolos langsung ke Liga Champions, namun suasana haru tak terhindarkan. Laga tersebut menjadi pertandingan perpisahan bagi Katie McCabe, Beth Mead, Victoria Pelova, dan Laia Codina.

McCabe dan Mead menunjukkan kualitas yang akan hilang dari Arsenal. McCabe memberikan assist untuk gol Mariona Caldentey, sementara Mead menjadi bagian penting dari gol kedua Alessia Russo. Pelatih Renée Slegers mengakui kehilangan itu. "Mereka berdua sangat vokal dan menciptakan energi saat dibutuhkan," katanya. "Tapi sepak bola memang begitu. Pemain pergi dan ada ruang untuk pemain baru."

Sam Kerr Samai Rekor Fran Kirby, Leicester Makin Terpuruk

Sam Kerr mengucapkan selamat tinggal pada Chelsea dengan gaya. Striker Australia itu mencetak gol ke-116 untuk klub, menyamai rekor Fran Kirby, dan membawa Chelsea menang 1-0 atas Manchester United. Gol itu adalah gol kedelapan Kerr ke gawang United di WSL, terbanyak dibandingkan pemain lain. United belum pernah menang dalam 13 pertemuan WSL melawan Chelsea dan mengakhiri musim tanpa kemenangan dalam enam laga terakhir.

Nasib buruk dialami Leicester. Kekalahan 1-0 dari Everton di Goodison Park memperpanjang rekor buruk: 11 kekalahan beruntun di liga. Gol Maz Pacheco di masa injury time menjadi pukulan telak. Leicester kebobolan 52 gol musim ini, terbanyak di liga, dan hanya mencetak empat gol sepanjang tahun kalender ini. Mereka kini harus menjalani play-off degradasi melawan Charlton.

London City Catat Rekor, Spurs Tutup Musim dengan Manis

London City Lionesses mengukir sejarah di debut musim WSL mereka. Kemenangan dramatis 2-1 atas Aston Villa, lewat gol Freya Godfrey di masa injury time, mengangkat mereka ke posisi keenam. Kemenangan kedelapan mereka menjadi rekor kemenangan dan poin terbanyak bagi tim promosi di WSL. "Musim ini bersejarah," kata Godfrey. "Ini baru permulaan."

Tottenham Hotspur menutup musim dengan kemenangan 2-1 atas Brighton berkat gol jarak jauh Toko Koga di menit ke-92. Bek berusia 20 tahun asal Belanda itu menjadi pemain kunci Spurs musim ini dan menandai kampanye perdananya di Inggris dengan gol keduanya untuk klub. Kemenangan itu menambah rekor poin tertinggi Spurs di WSL.

Reporter: Khairunas Ibrahim
Sumber: theguardian.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top