Bupati Merangin M Syukur Ungkap Rp 18 Miliar untuk Jamkesda, Kepesertaan Tembus 94 Persen

Penulis: Hamzah Effendi  •  Jumat, 05 Juni 2026 | 16:01:01 WIB
Bupati Merangin M. Syukur mengungkapkan anggaran Jamkesda sebesar Rp 18 miliar untuk tahun 2026.

MERANGIN — Anggaran jaminan kesehatan daerah (Jamkesda) di Kabupaten Merangin mencapai Rp 18 miliar pada tahun 2026. Bupati M. Syukur menyampaikan hal tersebut di hadapan jemaah Subuh Keliling di Masjid Assa’adah, Lingkungan Pulau Kemang, Kelurahan Dusun Bangko, Jumat (5/6/2026).

“Jika kita lihat dari penyebarannya yang sudah mencapai 94 persen, seharusnya tidak ada lagi masyarakat Merangin yang tidak terjamin kesehatannya. Secara hitungan, seluruh masyarakat miskin dan tidak mampu sudah tercakup dalam program ini,” ujar M. Syukur.

Kendala Administrasi Masih Ditemukan di Lapangan

Meski kepesertaan hampir universal, Bupati mengakui masih ada warga yang terhambat berobat ke rumah sakit. Masalah administrasi dan status belum terdaftar menjadi penyebab utama.

M. Syukur langsung menginstruksikan aparatur kelurahan untuk bergerak cepat dengan sistem jemput bola. “Saya minta tolong kepada Pak Lurah dan Ibu Lurah, betul-betul dikejar masyarakat kita yang dari kehidupan sehari-harinya terlihat tidak mampu. Segera koordinasikan dengan Dinas Sosial agar mereka didorong dan didaftarkan,” tegasnya.

RSUD Merangin Kini Punya Alat CT Scan dan Dokter Jantung

Selain pembiayaan, Bupati menyoroti peningkatan kualitas layanan di RSUD Kabupaten Merangin. Rumah sakit kini telah dilengkapi alat medis modern dan dokter spesialis, sehingga warga tak perlu dirujuk ke luar daerah untuk penyakit berat.

Beberapa fasilitas unggulan yang sudah tersedia antara lain:

  • Peralatan medis jantung lengkap dengan dokter spesialis untuk konsultasi dan penanganan dini.
  • Alat CT Scan yang dijadwalkan beroperasi penuh secara personal bulan ini atau bulan depan.
  • Fasilitas cuci darah (hemodialisis) yang sudah aktif untuk mengatasi antrean panjang pasien di Merangin.

“Alatnya sudah ada, dokter spesialisnya sudah siap. Jadi untuk konsultasi dan pengobatan, masyarakat kita tidak perlu jauh-jauh lagi ke Muaro, Jambi, bahkan ke Padang. Cukup dilakukan di Kabupaten Merangin,” pungkas M. Syukur.

Usai salat subuh, Bupati yang didampingi Sekretaris Dinas PU dan Kepala Dinas Lingkungan Hidup juga meninjau infrastruktur jalan rawan longsor di wilayah tersebut. Kegiatan Subuh Keliling menjadi momentum evaluasi pelayanan publik sekaligus ajang silaturahmi antara pemerintah daerah dan warga.

Reporter: Hamzah Effendi
Sumber: aksesjambi.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top