SUNGAI GELAM — MAN 1 Muaro Jambi tidak hanya menyiapkan jadwal seremonial untuk siswa baru. Matsama tahun ini dirancang sebagai pengenalan menyeluruh terhadap kehidupan madrasah, mulai dari sistem pembelajaran hingga moderasi beragama.
Selama tiga hari, peserta didik baru akan mengikuti sesi yang terstruktur. Hari pertama difokuskan pada pengenalan lingkungan fisik: ruang kelas, laboratorium, perpustakaan, musala, dan ruang administrasi. Mereka juga akan bertemu langsung dengan guru, tenaga kependidikan, dan pengurus OSIM.
Materi kemadrasahan menjadi agenda utama. Siswa akan dikenalkan dengan sejarah berdirinya MAN 1 Muaro Jambi, visi-misi, tata nilai, serta budaya akademik. Tata tertib dan etika selama menempuh pendidikan juga disampaikan agar siswa memiliki rasa memiliki sejak awal.
Pihak madrasah memasukkan materi moderasi beragama sebagai bekal kehidupan bermasyarakat. Dalam sesi ini, siswa diajarkan sikap toleransi, menghargai perbedaan, dan menolak paham radikalisme. Nilai-nilai Islam yang rahmatan lil 'alamin menjadi fondasi yang ingin ditanamkan sejak hari pertama.
“Kami ingin seluruh rangkaian Matsama berjalan lancar, tertib, dan memberikan kesan positif bagi peserta didik baru. Oleh karena itu, pembagian jadwal dan koordinasi dengan seluruh pemateri kami persiapkan sejak sekarang,” ujar Gesang, Pembina OSIM MAN 1 Muaro Jambi.
Matsama tidak hanya menjadi tugas OSIM. Wakil kepala madrasah, pembina ekstrakurikuler, guru, dan tenaga kependidikan turut dilibatkan sebagai pemateri sesuai bidang masing-masing. Tujuannya agar siswa memperoleh pemahaman utuh mengenai layanan pendidikan yang tersedia.
Materi sistem pembelajaran mencakup kurikulum, metode belajar, pemanfaatan teknologi pendidikan, hingga cara belajar efektif di Madrasah Aliyah. Dengan pemateri yang kompeten, siswa diharapkan lebih mudah beradaptasi dengan aturan dan budaya madrasah.
Melalui Matsama, MAN 1 Muaro Jambi tidak sekadar menyambut siswa baru. Kegiatan ini menjadi sarana pembentukan karakter, pembiasaan ibadah, dan penanaman akhlakul karimah. Pihak madrasah berharap peserta didik baru memulai perjalanan akademik dengan semangat, disiplin, dan tanggung jawab.
“Kesiapan panitia menjadi salah satu kunci keberhasilan pelaksanaan Matsama tahun ini,” tambah Gesang. Dengan persiapan yang matang, madrasah optimistis kegiatan berlangsung edukatif dan menyenangkan tanpa perundungan.