Pencarian

BPH Migas Temukan Kendaraan di Jambi Gunakan QR Code Palsu untuk Borong Biosolar Subsidi, Kuota 200 Liter Dilanggar

Sabtu, 11 Juli 2026 • 23:24:32 WIB
BPH Migas Temukan Kendaraan di Jambi Gunakan QR Code Palsu untuk Borong Biosolar Subsidi, Kuota 200 Liter Dilanggar
Petugas BPH Migas menemukan penggunaan QR Code palsu untuk pembelian Biosolar subsidi di Jambi.

JAMBI — Kepala BPH Migas, Wahyudi Anas, mengungkapkan bahwa praktik curang ini terungkap saat pihaknya melakukan monitoring di SPBU Pertamina 24.361.13 PAL 10 yang berlokasi di Jalan Lingkar Barat I, Kota Baru. Sidak dilakukan untuk menindaklanjuti banyaknya aduan warga soal antrean panjang dan stok Biosolar yang kerap kosong.

Modus Memanfaatkan Banyak QR Code

Dari hasil pencocokan data transaksi dengan sistem digitalisasi dan rekaman CCTV, petugas menemukan satu kendaraan melakukan pembelian berkali-kali menggunakan kode QR yang berbeda. “Dua QR-nya, yang pertama satu sesuai, satunya nggak sesuai. Kedua, ada yang tiga-tiganya atau dua-duanya tidak sesuai QR Code,” kata Wahyudi saat ditemui di Jambi.

Padahal, berdasarkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 191, kendaraan roda enam atau lebih hanya berhak membeli maksimal 200 liter Biosolar bersubsidi. Dengan meminjam atau menggunakan QR Code milik kendaraan lain, para pelaku bisa menampung solar jauh di atas batas tersebut.

Disparitas Harga Jadi Celah

Wahyudi menjelaskan, praktik ini marak karena selisih harga antara Biosolar bersubsidi dan nonsubsidi sangat tinggi. “Kosongnya ternyata kebanyakan dapat digunakan dengan masyarakat yang memanfaatkan disparitas harga BBM subsidi dengan non-subsidi itu sangat tinggi. Ini perlu kita luruskan bersama,” ujarnya.

Secara umum, penyaluran BBM untuk sektor transportasi darat, angkutan logistik, alat berat, hingga angkutan sembako di Jambi dinilai masih berjalan baik. Namun, penyimpangan yang terjadi di SPBU ini dinilai cukup sistematis dan membutuhkan penanganan serius.

Apa Langkah BPH Migas Selanjutnya?

Sebagai tindak lanjut, BPH Migas akan berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Jambi untuk membenahi tata kelola penyaluran BBM subsidi. Fokus utama adalah memperketat pengaturan pembelian Biosolar di wilayah Kota Jambi agar tidak disalahgunakan oleh oknum yang mencari keuntungan dari subsidi negara.

Wahyudi menegaskan, pengawasan akan terus diperketat agar BBM bersubsidi benar-benar dinikmati oleh masyarakat yang berhak. “Ini penting, makanya kita turun bersama ini, agar distribusi ini benar-benar regulasinya dipatuhi oleh semua pihak,” tegasnya.

Bagikan
Sumber: kumparan.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Terkini

Indeks