SAROLANGUN — Bupati Sarolangun Hurmin secara resmi melantik dan mengambil sumpah jabatan Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sarolangun untuk periode 2026–2031. Prosesi pelantikan digelar di lingkungan Setda Sarolangun, Senin (6/7).
Dalam sambutannya, Hurmin menekankan posisi strategis BAZNAS sebagai lembaga resmi pengelola zakat, infak, dan sedekah. Ia mendorong agar dana umat dikelola secara profesional sehingga mampu meningkatkan kepercayaan publik.
“Selamat kepada pimpinan BAZNAS Kabupaten Sarolangun yang baru dilantik. Semoga amanah yang diberikan dapat dijalankan dengan penuh keikhlasan, integritas, dan tanggung jawab demi kemajuan umat serta kesejahteraan masyarakat,” ujar Hurmin dalam keterangan resmi yang diterima Antara.
Bupati Hurmin menyebut, BAZNAS harus menjadi garda terdepan dalam pengelolaan zakat. Empat pilar utama—profesional, amanah, transparan, dan akuntabel—menjadi kunci agar program yang dijalankan tepat sasaran.
“Pemerintah Kabupaten Sarolangun akan terus mendukung penguatan kelembagaan BAZNAS agar mampu menjalankan fungsi dan tugasnya secara optimal. Sinergi yang baik menjadi kunci menghadirkan program-program yang tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tegasnya.
Kabag Kesra Setda Sarolangun, Junaidi, melaporkan bahwa berdasarkan Berita Acara Nomor 400/108/Kesra/VI/2026, susunan pimpinan BAZNAS periode lima tahun ke depan telah ditetapkan. Berikut daftar lengkapnya:
Bupati Hurmin menambahkan, jajaran pimpinan yang baru harus senantiasa menjaga transparansi dan akuntabilitas dalam setiap pengelolaan dana zakat. Ia berharap seluruh program yang dijalankan memberikan dampak nyata bagi masyarakat Sarolangun.
“Mari bersama-sama menjadikan zakat sebagai instrumen untuk membangun kesejahteraan masyarakat dan memperkuat kepedulian sosial di Kabupaten Sarolangun,” tutup Hurmin.