Gubernur Jambi Al Haris Minta Tambang Emas Ilegal di Sekitar Geopark Merangin Ditindak Jelang Kedatangan Tim UNESCO

Penulis: Khairunas Ibrahim  •  Kamis, 09 Juli 2026 | 23:57:31 WIB
Gubernur Jambi Al Haris meminta penindakan tambang emas ilegal di sekitar Geopark Merangin menjelang kunjungan UNESCO.

JAMBI — Pemerintah Provinsi Jambi bergerak cepat mengamankan kawasan Geopark Merangin setelah menerima laporan adanya aktivitas tambang ilegal yang mulai merambah area situs warisan dunia tersebut. Gubernur Al Haris secara khusus meminta Kepolisian Daerah Jambi dan instansi terkait untuk meningkatkan patroli serta menindak para pelaku PETI.

"Saya mendapat informasi airnya sudah keruh, aktivitas PETI sudah banyak. Saya minta aparat, termasuk kepolisian, mengawal kawasan itu dan menindak para pelakunya," kata Al Haris, Kamis (9/7).

Ancaman Pencabutan Status Global Geopark

Kekhawatiran ini muncul menjelang kedatangan tim penilai dari UNESCO pada Agustus 2026. Proses revalidasi akan menentukan apakah Geopark Merangin masih layak menyandang status UNESCO Global Geopark. Al Haris mengungkapkan, tim dari Korea dan Prancis sudah memiliki jadwal untuk datang meninjau langsung ke lapangan.

"Agustus nanti UNESCO akan turun ke lapangan untuk meninjau apakah situs Geopark itu masih terawat dan terpelihara dengan baik atau tidak," ujarnya.

Ia memperingatkan, jika UNESCO menilai kawasan tersebut tidak terpelihara atau mengalami kerusakan akibat aktivitas masyarakat, status geopark dunia bisa dicabut. "Itu tentu menjadi kerugian besar bagi Provinsi Jambi," tegas Al Haris.

Air Keruh dan Aktivitas Tambang yang Mendekat

Berdasarkan laporan yang diterima gubernur, kondisi di sekitar kawasan Geopark mulai mengkhawatirkan. Air di sejumlah lokasi dilaporkan sudah keruh akibat limbah dari aktivitas tambang emas ilegal. Al Haris mengakui, aktivitas PETI sudah bergerak mendekati area yang menjadi bagian penting dari situs tersebut, meskipun ia tidak menyebut secara detail titik pastinya.

"Saya tidak bisa menyebut secara detail, tetapi informasinya aktivitas itu sudah sampai ke arah kawasan situs tersebut," katanya.

Monitoring Rutin dan Langkah Penindakan

Untuk mengantisipasi kerusakan lebih lanjut, Pemerintah Provinsi Jambi akan melakukan pengawasan secara rutin melalui tim monitoring. Langkah ini diambil agar kondisi kawasan tetap terjaga hingga proses penilaian UNESCO berlangsung. Al Haris memastikan koordinasi dengan aparat kepolisian sudah dilakukan untuk mengawal kawasan Geopark Merangin dari aktivitas ilegal.

Geopark Merangin dikenal sebagai salah satu warisan geologi dunia yang memiliki situs fosil flora dan fauna purba. Status sebagai UNESCO Global Geopark yang disandangnya saat ini menjadi kebanggaan sekaligus tantangan bagi Pemerintah Provinsi Jambi untuk terus menjaganya dari ancaman kerusakan.

Reporter: Khairunas Ibrahim
Sumber: jambiindependent.disway.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top