Kasiter Korem 042/Gapu Tinjau Langsung Pembangunan Dua Jembatan Program Karya Bakti TNI AD di Sarolangun

Penulis: Syafruddin Amir  •  Sabtu, 11 Juli 2026 | 23:11:31 WIB
Kasiter Korem 042/Gapu meninjau langsung pembangunan dua jembatan di Desa Muara Danau dan Desa Pulau Aro, Sarolangun.

SAROLANGUN — Dua titik pembangunan jembatan menjadi sasaran utama peninjauan yang dilakukan oleh jajaran Korem 042/Gapu bersama Kodim 0420/Sarko di Kabupaten Sarolangun. Proyek ini merupakan bagian dari Program Karya Bakti Skala Besar TNI AD yang difokuskan pada pembangunan infrastruktur perdesaan.

Dua Desa yang Menjadi Sasaran Pembangunan Jembatan

Rombongan yang dipimpin Kasiter Korem 042/Gapu, Kolonel Kav Endi Siswanto Yusuf, mendatangi dua lokasi secara langsung. Pertama, jembatan di Desa Muara Danau, dan kedua, jembatan di Desa Pulau Aro. Kedua desa ini berada di wilayah Kecamatan Pelawan, Sarolangun.

Peninjauan ini bukan sekadar seremonial. Dari lapangan, tim mengecek progres pengerjaan, memastikan material yang digunakan sesuai kontrak, serta mencatat kendala teknis yang mungkin muncul. Kegiatan ini juga dihadiri oleh Dandim 0420/Sarko Letkol Inf Yakhya Wisnu Arianto, Kasdim Mayor Inf Abdul Aziz Efendi, serta para Danramil dan Babinsa setempat.

Manfaat Jembatan bagi Mobilitas Warga dan Distribusi Hasil Bumi

Kolonel Kav Endi Siswanto Yusuf menegaskan bahwa pembangunan dua jembatan ini bukan proyek infrastruktur biasa. Ia menyebut jembatan ini sebagai sasaran strategis yang akan berdampak langsung pada konektivitas antarwilayah di Sarolangun.

"Pembangunan jembatan ini diharapkan mampu meningkatkan konektivitas antarwilayah serta memperlancar mobilitas masyarakat dan distribusi hasil pertanian maupun perkebunan," ujar Kasiter Korem 042/Gapu saat meninjau lokasi.

Selama ini, akses warga di dua desa tersebut kerap terkendala saat musim hujan. Jembatan yang dibangun diharapkan menjadi solusi permanen bagi distribusi logistik dan hasil panen warga ke pasar.

Pengawasan Ketat dari Kodim 0420/Sarko

Dandim 0420/Sarko, Letkol Inf Yakhya Wisnu Arianto, menyampaikan bahwa pihaknya tidak akan lepas tangan setelah proyek berjalan. Jajaran Kodim terus melakukan pendampingan dan pengawasan secara intensif di lapangan.

Menurutnya, target utama bukan hanya soal ketepatan waktu, melainkan juga kualitas hasil akhir. "Kami pastikan seluruh tahapan pekerjaan berjalan sesuai spesifikasi teknis, tepat waktu, dan memberikan manfaat yang optimal bagi masyarakat," kata Dandim.

Setelah peninjauan, rombongan langsung menggelar evaluasi. Langkah ini diambil untuk memastikan seluruh sasaran fisik Program Karya Bakti Skala Besar TA 2026 bisa rampung sesuai target yang telah ditetapkan.

Program Karya Bakti: Wujud Kemanunggalan TNI dan Rakyat

Program Karya Bakti Skala Besar TNI AD merupakan program tahunan yang menyasar pembangunan infrastruktur di daerah-daerah yang membutuhkan. Di Sarolangun, fokusnya adalah jembatan penghubung yang selama ini menjadi akses vital bagi warga.

Kegiatan ini juga menjadi bukti nyata pengabdian TNI AD dalam membantu pemerintah daerah mempercepat pembangunan. Sekaligus memperkokoh kemanunggalan TNI dengan rakyat melalui pembangunan yang langsung menyentuh kebutuhan dasar masyarakat.

Reporter: Syafruddin Amir
Sumber: bitnews.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top