Bupati Tanjab Barat Anwar Sadat Pimpin Deklarasi Tolak Geng Motor, Libatkan Sekolah hingga Ormas Pemuda

Penulis: Mukhtar Latif  •  Rabu, 15 Juli 2026 | 19:34:01 WIB
Bupati Tanjab Barat Anwar Sadat memimpin deklarasi penolakan geng motor bersama Forkopimda, Kepala Dinas Pendidikan, MUI, dan ormas pemuda di Mapolres setempat.

TANJUNG JABUNG BARAT — Rapat Koordinasi Lintas Sektoral yang digelar Polres Tanjung Jabung Barat berujung pada deklarasi bersama yang melibatkan seluruh elemen daerah. Bupati Anwar Sadat, Kapolres, Dandim 0419/Tanjab, Kepala Dinas Pendidikan, Ketua MUI, hingga perwakilan pondok pesantren dan organisasi kepemudaan membubuhkan tanda tangan di Ruang Rekonfu Mapolres setempat.

Fenomena Berandalan Motor: Dari Pelanggaran Lalu Lintas ke Tindak Kriminal

Dalam sambutannya, Bupati Anwar Sadat menegaskan bahwa aktivitas geng motor tidak lagi bisa dipandang sebelah mata. Menurutnya, aksi-aksi ini telah melampaui batas pelanggaran lalu lintas biasa.

"Fenomena geng motor bukan lagi sekadar pelanggaran lalu lintas, tetapi telah mengarah pada tindakan kriminal yang mengancam keselamatan jiwa, merusak fasilitas umum, serta mengganggu aktivitas masyarakat dan perekonomian daerah," tegas Bupati.

Ia menyoroti ironi di lapangan: sebagian besar pelaku dan korban adalah generasi muda. "Yang lebih memprihatinkan, sebagian besar pelaku maupun korbannya merupakan generasi muda yang harus kita lindungi bersama," lanjutnya.

Bukan Sekadar Seremonial, Ini Arahan Konkret ke OPD

Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat tidak akan memberi ruang sedikit pun bagi premanisme jalanan. Namun, Bupati Anwar Sadat menekankan bahwa urusan ini tidak bisa dibebankan semata pada aparat penegak hukum.

Sejumlah instruksi langsung turun ke Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Dinas Pendidikan diminta meningkatkan pengawasan dan pembinaan karakter di sekolah serta pondok pesantren. Dinas Pariwisata, Kepemudaan dan Olahraga bersama Kesbangpol serta ormas pemuda didorong menciptakan lebih banyak ruang kegiatan positif dan produktif bagi anak muda.

Satpol PP juga diperkuat koordinasinya dengan TNI-Polri untuk patroli di titik-titik rawan. Bupati pun mengimbau orang tua agar lebih aktif mengawasi pergaulan anak di luar rumah sebagai langkah pencegahan dini.

Lima Pilar Penandatangan: Dari Sekolah hingga Tokoh Agama

Prosesi deklarasi berlangsung khidmat. Selain Bupati dan jajaran Forkopimda, penandatanganan dilakukan oleh Kepala Dinas Pariwisata, Kepemudaan dan Olahraga, Ketua MUI Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Kepala Dinas Pendidikan, Kasat Pol PP, Kepala UPT PPA, perwakilan Bapas Kelas II, perwakilan pondok pesantren, serta unsur organisasi kepemudaan.

Bupati Anwar Sadat mengingatkan bahwa komitmen ini bukan sekadar seremoni. "Penandatanganan komitmen bersama tersebut bukan sekadar seremonial, melainkan wujud kesungguhan seluruh pihak untuk mengambil langkah nyata dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif," ujarnya.

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut langsung dari arahan Kapolda Jambi untuk membubarkan segala bentuk aktivitas berandalan bermotor. Turut hadir dalam rakor tersebut Kepala Badan Kesbangpol, para kepala SMA, tokoh agama, insan pers, dan tamu undangan lainnya.

Reporter: Mukhtar Latif
Sumber: jambiindependent.disway.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top