JAMBI — Apple merilis versi beta iOS 27 yang membawa perubahan fundamental pada Siri. Tidak seperti versi sebelumnya yang hanya menjawab pertanyaan dalam domain terbatas, Siri AI kini bisa merespons pertanyaan umum layaknya mesin pencari. Pengujian awal menunjukkan asisten ini mampu mengikuti konteks percakapan dan menyimpan riwayat obrolan untuk dirujuk kembali.
Seorang pengguna yang mengidentifikasi dirinya sebagai pemakai AI kasual—bukan pengembang aplikasi atau penggila benchmark—melaporkan bahwa Siri AI memenuhi tiga kebutuhan utamanya. Pertama, asisten ini kini memiliki pengetahuan dunia yang luas. Kedua, antarmuka percakapan yang lebih natural. Ketiga, konsistensi di semua perangkat Apple.
"Saya bukan penggemar berat AI, juga bukan orang yang takut dengan label 'AI'. Saya hanya butuh alat yang berguna," tulisnya dalam laporan pengalaman menggunakan beta tersebut. Ia menambahkan bahwa Siri AI kini bisa menjawab pertanyaan tentang hampir semua topik, tidak terbatas pada kategori tertentu seperti sebelumnya.
Salah satu perubahan paling terlihat adalah hadirnya aplikasi Siri khusus yang menjadi pusat percakapan. Pengguna bisa mengajukan pertanyaan lanjutan tanpa kehilangan konteks dan mengakses kembali obrolan lama dengan mudah. Fitur ini mengatasi kelemahan Siri lama yang sering gagal memahami pertanyaan susulan.
Apple merancang Siri AI agar memberikan kecerdasan yang sama di iPhone, Mac, Apple Watch, dan iPad. Ke depannya, konsistensi ini juga akan diterapkan di Apple TV dan HomePod. Asisten ini juga terintegrasi dalam dengan aplikasi bawaan Apple seperti Pesan, Catatan, dan Email untuk memberikan bantuan yang lebih personal.
Bagi pengguna Indonesia, pembaruan ini berpotensi mengubah kebiasaan menggunakan asisten virtual. Sebelumnya, Siri sering dianggap kurang berguna untuk kebutuhan sehari-hari karena keterbatasan basis pengetahuannya. Dengan kemampuan menjawab pertanyaan umum, Siri AI bisa menjadi alternatif pencarian cepat tanpa harus membuka browser.
Apple pertama kali mengumumkan versi Siri yang ditingkatkan dengan AI pada tahun 2024. Lanskap AI telah banyak berubah sejak saat itu, tetapi hasil pengujian awal menunjukkan bahwa untuk pengguna iPhone biasa, iOS 27 bisa menjadi pembaruan yang layak ditunggu.
iOS 27 dijadwalkan rilis secara resmi pada musim gugur 2025 (sekitar September-Oktober) untuk kawasan Amerika Utara dan Eropa. Belum ada informasi resmi mengenai jadwal rilis untuk pengguna Indonesia. Sambil menunggu, Apple juga menawarkan berbagai aksesori pendukung yang kompatibel dengan ekosistem iPhone terbaru, termasuk AirPods Pro 3 yang kini dibanderol 199 dolar AS (sekitar Rp 3,2 juta), turun dari harga awal 249 dolar AS.
Aksesori lain yang tersedia antara lain dudukan mobil MagSafe, casing baterai AirTag berdaya tahan 10 tahun, adaptor daya USB-C 100W, serta AirTag 2 dalam kemasan satuan maupun paket empat.