JAMBI — Nothing kembali memperluas lini audio mereka dengan menghadirkan CMF Clip Pro, pasangan earphone nirkabel kedua dengan desain open-ear setelah Nothing Ear (open). Perbedaan utamanya terletak pada mekanisme pemasangan: jika Nothing Ear (open) menggantung di belakang telinga, CMF Clip Pro justru menempel di bagian luar daun telinga dengan speaker yang diarahkan tepat ke liang telinga. Desain ini tetap membiarkan suara sekitar masuk secara natural, cocok untuk pengguna yang butuh kewaspadaan situasional saat beraktivitas di luar ruangan.
Fitur yang menarik perhatian adalah kembalinya "Smart Dial" pada casing pengisi daya. Kenop fisik ini memungkinkan pengguna mengatur volume, memutar atau menjeda lagu, hingga menjawab panggilan masuk tanpa harus menyentuh earbud. Kehadiran dial ini memberi keunggulan praktis dibanding TWS open-ear lain di kelas harga yang sama, di mana kontrol biasanya hanya mengandalkan sentuhan kapasitif pada batang earbud yang kadang kurang responsif saat berkeringat.
Soal kualitas suara, Nothing mengklaim teknologi Ultra Bass mampu menambal kelemahan fundamental desain open-ear yang biasanya menghasilkan bass tipis. Jika performanya sebanding dengan Nothing Ear (open) yang dirilis sebelumnya, ekspektasi terhadap reproduksi nada rendah CMF Clip Pro bisa dibilang cukup tinggi.
CMF Clip Pro tersedia dalam tiga pilihan warna: Coral, Light Grey, dan Dark Grey. Pre-order telah dibuka dengan harga promosi USD 79,99 (sekitar Rp 1,32 juta), sebelum naik ke harga normal USD 99,99 (sekitar Rp 1,65 juta) pada akhir bulan ini. Hingga artikel ini ditulis, belum ada informasi resmi mengenai ketersediaan dan harga untuk pasar Indonesia.
Peluncuran ini menempatkan CMF Clip Pro langsung bersaing dengan tren earbud clip-on yang mulai marak, seperti seri serupa dari merek lain yang mengusung desain tempel di telinga. Keunggulan kompetitif utama Nothing ada pada integrasi ekosistem dan fitur Smart Dial yang tidak dimiliki kompetitor langsung di segmen harga ini.
CMF Clip Pro paling cocok untuk pengguna yang aktif bergerak—pelari, pesepeda, atau pekerja yang sering melakukan video call di tempat ramai—yang membutuhkan audio tetap terdengar jelas tanpa mengisolasi diri dari lingkungan sekitar. Namun bagi pendengar yang mengutamakan kualitas bass dalam dan peredaman bising, TWS in-ear konvensional tetap menjadi pilihan yang lebih rasional di rentang harga serupa.