JAMBI — Menyimpan konsol game era 90-an di lemari bisa jadi keputusan finansial yang menguntungkan. Namun, tidak semua barang lawas otomatis bernilai mahal. Harga pasar konsol retro saat ini sangat bergantung pada kondisi, kelangkaan, dan nomor model spesifik—bukan sekadar usia perangkat.
Faktor pertama yang menentukan nilai adalah kelengkapan. Konsol tanpa kotak, buku manual, atau kabel original harganya jauh lebih rendah dibanding unit yang masih utuh dalam kemasan. Data PriceCharting menunjukkan Nintendo Entertainment System (NES) standar dibanderol sekitar USD 82 (Rp 1,3 juta) untuk unit lepas, USD 295 (Rp 4,8 juta) untuk kondisi lengkap, dan USD 1.209 (Rp 19,9 juta) untuk kondisi baru tersegel.
Satu set NES Action Set lengkap dengan dua kontroler dan Zapper sempat terjual USD 395 di eBay. Artinya, sebelum membuang kotak atau kabel power lama, ada baiknya dipikirkan ulang—aksesori original bisa menaikkan harga jual secara signifikan.
Fungsi mesin juga tak kalah penting. Unit yang teruji menyala dan membaca game dengan normal lebih mudah dihargai dibanding mesin yang tidak pernah dites dan hanya mengandalkan klaim penjual.
Kelangkaan memang menaikkan harga, tetapi tidak semua konsol yang gagal di pasaran otomatis jadi barang mahal. Sega Saturn untuk pasar Amerika Utara kini diestimasi sekitar USD 185 (Rp 3 juta) untuk unit lepas dan USD 270 (Rp 4,4 juta) untuk kondisi lengkap. Bandingkan dengan PlayStation generasi pertama yang hanya dihargai USD 56 (Rp 924 ribu) dan USD 99 (Rp 1,6 juta).
Perbedaan mencolok juga terjadi pada mesin dengan nama yang sama. Sega Dreamcast edisi Hello Kitty untuk pasar Jepang dibanderol sekitar USD 232 (Rp 3,8 juta) untuk unit lepas dan USD 644 (Rp 10,6 juta) untuk kondisi lengkap. Warna, region, dan port koneksi bisa mengubah nilai secara drastis.
Contoh lain ada pada PlayStation 3 generasi awal. Model 60GB dengan kode CECHA-01 dihargai sekitar USD 374 (Rp 6,1 juta) untuk unit lepas dan USD 650 (Rp 10,7 juta) untuk kondisi lengkap. Harganya tinggi karena model ini masih bisa memainkan game PlayStation 2 secara native, kemampuan yang hilang pada