Pencarian

PT SAS Bagikan 10.000 Masker ke Warga Jambi di Tengah Kabut Asap Karhutla, Fokus ke 4 Kabupaten

Kamis, 27 Agustus 2026 • 15:23:01 WIB
PT SAS Bagikan 10.000 Masker ke Warga Jambi di Tengah Kabut Asap Karhutla, Fokus ke 4 Kabupaten
PT SAS membagikan 10.000 masker kepada warga terdampak kabut asap karhutla di empat kabupaten/kota di Provinsi Jambi.

JAMBI — PT Sinar Anugerah Sukses (PT SAS) mengerahkan bantuan kemanusiaan dengan membagikan 10.000 masker kepada warga yang terdampak kabut asap karhutla di Provinsi Jambi. Aksi ini menyasar empat wilayah, yakni Kota Jambi, Muaro Jambi, Batanghari, dan Kabupaten Sarolangun.

Pembagian perdana dilakukan pada Rabu (26/8/2026) di Kota Jambi dan Muaro Jambi. Pada hari pertama, PT SAS berkolaborasi dengan Batalyon Infanteri (Yonif) 142/Ksatria Jaya (KJ) yang tengah menjalankan program serupa untuk masyarakat terdampak asap.

Masker untuk Mereka yang Masih Harus Beraktivitas di Luar

Direktur PT SAS Kameswara Helly menegaskan bahwa kesehatan warga menjadi prioritas utama perusahaan di tengah kondisi udara yang tidak sehat. Bantuan ini ditujukan khusus bagi mereka yang tidak bisa berlindung di rumah dan tetap harus bekerja atau beraktivitas di luar ruangan.

"Semoga masker yang kami berikan dapat ikut membantu melindungi masyarakat, khususnya mereka yang harus tetap beraktivitas di luar rumah," ujar Helly dalam keterangannya.

Menurutnya, satu masker mungkin tampak sederhana di tengah kabut asap yang belum reda. Namun, perusahaan berharap bantuan ini meringankan warga yang menjalani kehidupan sehari-hari di tengah udara yang tidak sehat. "Inilah bentuk kepedulian kami PT SAS," lanjutnya.

Siagakan Tim Damkar untuk Antisipasi Titik Api di Sarolangun

Pembagian masker bukan satu-satunya langkah responsif yang dilakukan PT SAS. Perusahaan juga memperkuat kesiapsiagaan menghadapi karhutla di sekitar wilayah operasionalnya di Kabupaten Sarolangun dengan menyiagakan Emergency Response Team (ERT).

Tim yang diperkuat personel firefighter terlatih ini didukung armada water truck serta berbagai perlengkapan pemadaman yang siap dikerahkan kapan saja. ERT PT SAS juga terus berkoordinasi dengan Manggala Agni untuk mengantisipasi dan merespons potensi kebakaran, baik di area operasional maupun wilayah Sarolangun secara umum.

Kesiapsiagaan tim sempat diuji pada Senin (17/8/2026) saat menangani kebakaran di seberang Embung Beluru, Kecamatan Pauh. Begitu menerima informasi, tim langsung bergerak dengan menerjunkan tujuh personel, satu unit water truck, dan tiga kendaraan light vehicle (LV). Proses pemadaman dilakukan hingga tahap pendinginan untuk memastikan tidak ada titik api yang kembali menyala.

Edukasi Warga: Menjaga Hutan Bukan Hanya Tugas Pemerintah

Upaya pencegahan juga dilakukan PT SAS melalui edukasi masyarakat. Berkolaborasi dengan UPTD KPHP Unit VIII Hilir Sarolangun, perusahaan mengajak warga memahami aktivitas yang berpotensi merusak kawasan hutan dan konsekuensi hukumnya.

Kegiatan yang menghadirkan Kepala UPTD KPHP Unit VIII Hilir Sarolangun Budi Kus Yulianto, S.Hut sebagai narasumber ini berlangsung di Balai Desa Seko Besar, Kecamatan Pauh, pada Kamis (20/8/2026). Acara diikuti warga Desa Seko Besar dan Desa Lubuk Napal.

Kepala Teknik Tambang PT SAS Fadlan menekankan bahwa menjaga hutan membutuhkan keterlibatan semua pihak, bukan hanya pemerintah atau perusahaan. "Kita berharap masyarakat tidak hanya memahami larangan dan sanksi, tetapi juga turut berperan aktif dalam menjaga keutuhan kawasan konservasi hutan," kata Fadlan.

Bagi PT SAS, kepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat dijalankan secara berkelanjutan. Penanganan saat bencana, pencegahan, kesiapsiagaan, hingga edukasi menjadi bagian dari upaya perusahaan untuk hadir di tengah kondisi yang membutuhkan perhatian bersama.

Follow katajambi.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: bitnews.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Terkini

Indeks