PT Bank Tabungan Negara (BTN) menyerahkan akad kredit massal untuk 250 unit rumah bersubsidi di Perumahan Grand Citra Asri Pudak, Desa Kasang Pudak, Kecamatan Kumpeh Ulu, Kabupaten Muaro Jambi, Sabtu. Program ini menyasar warga Jambi dengan bunga flat lima persen sepanjang tenor untuk menjawab kekurangan hunian yang mencapai sekitar 130 ribu unit di wilayah Muaro Jambi dan Kota Jambi.
MUARO JAMBI — Ratusan warga Jambi akhirnya mengunci hunian lewat skema kredit pemilikan rumah (KPR) bersubsidi yang disalurkan BTN dalam acara akad massal di Perumahan Grand Citra Asri Pudak, Sabtu. Sebanyak 250 unit rumah diserahkan secara simbolis kepada penerima manfaat yang tersebar di kawasan penyangga Kota Jambi tersebut.
Direktur Consumer Banking BTN Hirwandi Gafar menjelaskan, program ini memanfaatkan kebijakan pembiayaan pemerintah dengan bunga lima persen tetap selama tenor. Angsuran bisa direntangkan mulai dari 10 hingga 40 tahun, sehingga meringankan beban bulanan masyarakat berpenghasilan rendah.
Backlog 130 Ribu Hunian Jadi Peluang Pengembang
Hirwandi mencatat kekurangan pasokan rumah di Kabupaten Muaro Jambi dan Kota Jambi masih cukup dalam. Data yang dihimpun BTN menunjukkan angka backlog di dua daerah itu mencapai sekitar 130 ribu unit.
"Tantangan masih banyak masyarakat yang belum punya rumah, saya berharap dimulai dari Kota Jambi dan Kabupaten Muaro Jambi menyiapkan data by name by address supaya bisa dibantu dari sisi pembiayaan dari kami," ungkap Hirwandi di sela acara.
Ia menambahkan, sejak 1976 BTN telah menyalurkan total 6 juta KPR. Hingga Agustus 2026, bank pelat merah ini sudah merealisasikan 100 ribu unit, dengan 70 persen di antaranya merupakan program bersubsidi.
Kota Jambi dan Muaro Jambi Kolaborasi Bangun Fasilitas Dasar
Wali Kota Jambi Maulana menegaskan kesiapan pemerintah kota berkolaborasi dengan Kabupaten Muaro Jambi dalam menyiapkan fasilitas dasar. Kerja sama ini mencakup peningkatan infrastruktur jalan, penyediaan air bersih, dan tata kelola sampah di kawasan perbatasan.
"Pelayanan dasar tidak mengenal batas wilayah, kami memfasilitasi bangunan perbatasan, seperti tata kelola sampah dan air bersih, ini bentuk aglomerasi, tren peningkatan rumah harus dibarengi dengan pembangunan fasilitas dasar," kata Maulana.
Bupati Muaro Jambi Bambang Bayu Suseno menyebut wilayahnya kini menjadi kawasan pengembangan hunian utama. Pihaknya memastikan dukungan terhadap program tiga juta rumah yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto.
"Muaro Jambi memberikan daya dukung ketersediaan lahan, infrastruktur. Kita sama-sama saling bahu membahu mengurangi backlog ketersediaan hunian di Provinsi Jambi," ujarnya.
800 Unit Rumah Subsidi Terbangun, Konsep Dirancang untuk Gen-Z
Founder LIP House Jambi Raymond Tanoto mengungkapkan, pihaknya telah membangun 800 unit rumah bersubsidi di lima lokasi. Sebarannya meliputi Kasang Pudak, Mendalo di Muaro Jambi, serta Liposos, Kenali, dan Simpang Rimbo di Kota Jambi.
Dari total tersebut, hanya tersisa 150 unit yang belum terjual. Raymond menyebut tingginya minat masyarakat tidak lepas dari konsep bangunan yang ditawarkan, seperti rumah empat musim, konsep gen-z, hingga desain rumah menantu dan mertua.
"Rumah bukan hanya tempat kita tinggal, tapi untuk memulai hidup. Program kita ini sejalan dengan program tiga juta rumah, membantu masyarakat Indonesia menikmati hidup dan infrastruktur yang berkualitas," tutupnya.